Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau. Sedikitnya 22.798 Penumpang Terlantar

HINGGA SEMALAM, 373 PENERBANGAN TAK DITERBANGKAN

surabayapagi.com
Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik yang diduga sampai ke Kota Bandarlampung. Minggu (6/9/2026).

SURABAYAPAGI.com – Berdasarkan update monitoring pada Minggu, 6 September 2026 pukul 21.00 WIB, terdapat 373 penerbangan yang terdampak akibat penutupan sejumlah bandara sebagai dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

RINCIAN penerbangan terdampak akibat penutupan bandara. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup sementara aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Total penumpang terdampak pada periode penutupan ini mencapai 22.798 penumpang.

Penutupan sejumlah bandara yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diperpanjang. Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang kini diberlakukan penutupan hingga pukul 21.30 WIB. Ini imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta (Gedung 725 AMOS) pada pukul 06.05 WIB - 06.35 WIB juga menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta sehingga penutupan bandara diperpanjang hingga Minggu (6/9) pukul 09.30 WIB sesuai NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menginformasikan bahwa terdapat tiga bandara yang ditutup sementara (Aerodrome Closed) dikarenakan indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sesuai NOTAM terbaru dari AirNav Indonesia. Tiga bandara yang ditutup sementara itu yakni, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Radin Inten II.

Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Terbaru, pukul 03.53 WIB erupsi terekam selama 30 detik. Sementara itu dari situs Magma Kementerian ESDM menyebutkan erupsi masih berlangsung. Namun tinggi kolom abu tidak teramati.

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” demikian keterangan situs Magma Kementerian ESDM. Badan geologi meminta warga menjauhi radius 3 km dari kawah.

Pada penerbangan internasional terdapat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali. Rute penerbangan yang terkena dampak yaitu penerbangan menuju dan dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).

Pada penerbangan domestik terdapat empat pembatalan dan satu penerbangan yang dialihkan. Rute penerbangan yang terdampak yaitu penerbangan dari dan ke Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS) dan menuju Surabaya (SUB).

Potensi Dampak Berantai. Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada 6 September 2026, mengingat adanya potensi dampak berantai (cascading impact) terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, serta kapasitas terminal.

Pantauan kontributor Surabaya Pagi di Terminal 3 Bandara Soetta, Minggu (6/9/2026) pukul 09.00 WIB, tampak sejumlah penumpang bertahan di sekitar konter check-in. Kursi tunggu di lokasi tampak penuh hingga ada yang duduk ngemper di lantai. Sementara itu, antrean di konter check-in juga masih terjadi. Beberapa penumpang tampak mencoba untuk melakukan check-in.

Terdengar juga di lokasi suara pengumuman terkait aktivitas bandara yang ditutup sementara. Para penumpang diimbau untuk menunggu informasi selanjutnya. “Aktivitas operasional penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara,” demikian pengumuman yang terdengar di lokasi. “Para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi lebih lanjut terkait perkembangan penerbangan,” lanjutnya.

Salah satu penumpang yang ingin berangkat ke Amsterdam bernama Maria (32) mengaku penerbangannya dibatalkan. Dia menyebut pesawatnya sebelumnya dijadwalkan berangkat pada pukul 11.00 WIB nanti.

Terbanyak Rute Domestik. “Berdasarkan NOTAM penutupan wilayah udara periode 01.30 s.d. 09.30 WIB, tercatat sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak dengan rincian per terminal. Total penumpang terdampak pada periode penutupan ini mencapai 22.798 penumpang,” jelasnya. Rute penerbangan dengan jumlah pergerakan terdampak terbanyak meliputi: Domestik Utama: Makassar (UPG) dengan total 16 pergerakan pesawat. Internasional Utama: Singapura (SIN) dengan total 11 pergerakan pesawat.

Selanjutnya, rincian penanganan status penerbangan internasional mencakup 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali untuk rute Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL). erc/ jk/dna

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru