SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya dukungan untuk memperkuat pendidikan karakter serta spiritualitas kalangan generasi muda setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Banyuwangi, memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama, seperti sekolah minggu di gereja, vihara dan sebagainya. Sasarannya meliputi agama Hindu, Budha, Kristen, Katolik dan Konghucu, masing-masing menerima Rp700.000 per tahun.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut adanya pemberian insentif tersebut kepada sejumlah guru rohani penerima insentif ini merupakan para pengajar di lembaga-lembaga pendidikan nonformal keagamaan.
Baca juga: Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill
"Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tapi kami berharap ini bisa menambah motivasi para guru rohani dalam memperkuat spiritualitas di kalangan anak-anak kita, dengan demikian anak-anak tidak sekadar pintar namun juga memiliki karakter dan keyakinan yang kuat serta rasa kepedulian bagi sesama," ujarnya, Rabu (09/09/2026).
Baca juga: Banyuwangi Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla TWA Kawah Ijen
Ipuk juga berpesan agar para guru rohani di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu menjadi role model sekaligus motivator bagi anak didiknya. "Saat mengajar mohon selalu berikan motivasi kepada anak-anak agar mereka terus bersemangat belajar, melanjutkan pendidikan. Saat ini banyak anak yang tidak bersekolah bukan karena masalah ekonomi, tapi sebagian juga karena kurangnya motivasi," kata Ipuk.
Pemberian insentif disambut gembira para guru rohani, salah satunya Suster Justina Endang Wiharti. Ia mengaku gembira mendapatkan perhatian dari pemerintah karena insentif yang diberikan semakin menambah semangatnya dalam mengajar agama. "Terima kasih telah memperhatikan kami, jujur ini membuat kami semakin bersemangat," katanya.
Baca juga: Lewat Festival Literasi, Pemkab Banyuwangi Gencar Lestarikan Bahasa Osing
Selain itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi Nur Chozin menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkab Banyuwangi. "Di tengah keterbatasan dan efisiensi, Ibu Bupati masih memberikan perhatian dan alokasi anggaran bagi para guru rohani lintas agama," jelasnya. by-01/dsy
Editor : Redaksi