SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan di Dusun Karanganyar, Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, menyalurkan tambahan 10 ribu liter air bersih, yang dikirim menggunakan dua truk tangki berkapasitas masing-masing 5 ribu liter untuk warga terdampak.
"Distribusi terus kami lakukan secara bergilir untuk mengurangi beban penderitaan warga selama musim kering ini," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung Sudarmaji, Rabu (16/09/2026).
Baca juga: Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan
Pasalnya, kondisi kekeringan di Dusun Karanganyar cukup berat karena permukiman warga berada di kawasan perbukitan dengan kondisi tanah relatif gersang. Wilayah tersebut berada di atas kawasan Monumen Wajakensis dan dikelilingi tegakan jati serta sebagian lahan terbuka yang dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam.
Baca juga: Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan
Masyarakat juga telah menyiapkan sejumlah tong dan galon untuk menampung air bantuan yang ditempatkan di pinggir jalan depan blok permukiman. Salah satunya,, Wijiati, warga setempat yang mengungkap pasokan air bersih dari BPBD sangat membantu karena sumber air yang selama ini digunakan warga telah mengering. Sehingga, dirinya berharap pemerintah dapat mengirimkan bantuan air bersih secara rutin selama sumber air warga belum kembali tersedia.
"Terima kasih pak. Semoga besok atau setidaknya dalam seminggu ini sudah ada droping lagi," ujarnya.
Baca juga: Warga Situbondo Andalkan Mata Air Berwarna Putih Imbas Kemarau Panjang
Dengan tambahan dua tangki ke Desa Gamping pada Senin, total distribusi berdasarkan catatan tersebut bertambah menjadi 205 ribu liter atau 41 tangki, apabila seluruh distribusi terbaru belum tercatat dalam rekap sebelumnya. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan tandon dan distribusi air berdasarkan permintaan wilayah yang terdampak. tl-01/dsy
Editor : Redaksi