SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Saradan, selama dua hari, Selasa-Rabu (15-16/9/2026). Dalam kegiatan tersebut Pemkab Madiun menghadirkan 33 layanan publik ke desa, mulai administrasi kependudukan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pembangunan infrastruktur.
Baca juga: Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi membuka kegiatan dengan meninjau pasar murah, menyerahkan bansos dan bantuan peralatan olahraga, serta mengikuti pertandingan voli bersama warga.
Hari Wuryanto mengatakan Bahana Bersahaja menjadi cara pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.
"Di sini ada pemeriksaan kesehatan gratis, pengurusan KTP, KK, perpanjangan SIM, job fair mini, hingga pendampingan UMKM agar bisa memasarkan produk secara digital," ujarnya.
Pada hari kedua, kegiatan diisi kerja bakti pavingisasi jalan, pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pemasangan listrik gratis, kunjungan ke program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), pelatihan UMKM, pembinaan relawan pemadam kebakaran, serta pelayanan terpadu Dukcapil, NIB, sertifikat halal, sunat gratis, dan pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah
Bupati juga menyampaikan pembangunan jalan poros yang menghubungkan Mbajulan-Bener-Duren mulai dikerjakan sekitar 800 meter pada 2026 dan dituntaskan bertahap hingga 2027.
“Kemarin kan kurang 50 meter, mereka (warga) minta ditembuskan, insya Allah nanti selesai (tembus). Kemudian untuk jalan dari Bajulan sampai ke Duren, insya Allah dua tahun ini nanti selesai,” katanya.
Baca juga: Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah
Sementara itu, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang menghadirkan dokter spesialis dan rontgen keliling untuk mendeteksi penyakit tidak menular hingga tuberkulosis (TBC).
Menutup rangkaian kegiatan, Hari Wuryanto mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Bener yang dinilainya menjadi modal utama pembangunan. Ia juga mengingatkan masyarakat mewaspadai dampak El Nino dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah kebakaran. Waf
Editor : Redaksi