SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 hingga Maret 2027. Selain mengamankan alokasi rutin, BUMN ini juga menyatakan kesiapannya memasok pupuk untuk perluasan lahan baru dalam program ketahanan pangan pemerintah.
"Prinsipnya kami siap mendukung program pemerintah. Kami menjamin ketersediaan pupuk di setiap titik distribusi yang bisa dijangkau petani," tegas Regional CEO 3 Pupuk Indonesia, Eko Suroso, usai Media Gathering Regional 3 di Madiun, Jumat (9/10/2026).
Eko menjelaskan, pemenuhan pupuk untuk perluasan lahan pertanian baru terus dikordinasikan bersama Kementerian Pertanian dan dinas terkait di daerah. Hingga saat ini, realisasi penyaluran di Jawa Timur telah mencapai 1,6 juta ton (78 persen) dari total alokasi 2,1 juta ton. Khusus Madiun Raya, penyaluran sudah menembus 230 ribu ton atau 77 persen dari alokasi 260 ribu ton.
Terkait pasokan bahan baku, Eko memastikan seluruh unit produksi berjalan normal tanpa hambatan. Imbas konflik Rusia-Ukraina terhadap bahan baku fosfat berhasil diatasi melalui pencarian sumber alternatif.
"Seluruh unit produksi berjalan dengan baik dan terus mendistribusikan pupuk ke gudang-gudang penyangga," imbuhnya.
Guna mengimbangi ketersediaan pupuk anorganik tersebut, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun, Suharno, mengingatkan pentingnya penerapan pemupukan berimbang. Ia menekankan bahwa kesuburan tanah harus dijaga agar produktivitas lahan tidak merosot akibat penumpukan residu kimia jangka panjang.
"Penggunaan pupuk organik adalah jawabannya. Kita harus mencegah residu kimia bertahun-tahun. Jangan sampai anak cucu kita mewarisi tanah yang tidak subur," ujar Suharno.
Untuk itu, Suharno mendorong dinas terkait dan penyuluh pertanian tidak sekadar memberikan imbauan, melainkan pendampingan teknis secara langsung. Kelompok tani juga diharapkan aktif memanfaatkan forum rutin guna mengedukasi anggota mengenai aplikasi pupuk organik yang tepat guna. Waf
Baca juga: Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi
Editor : Redaksi