Perluas Program WUB, Pemkab Jombang Anggarkan Rp18,42 Miliar untuk 1.228 Dusun

surabayapagi.com
Petugas bersama petani mengamati lahan Budidaya Tanaman Sehat (BTS) di Kecamatan Ngusikan, Jombang. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengalokasikan anggaran Rp18,42 miliar untuk memperluas program Wira Usaha Baru (WUB) untuk menjangkau 1.228 dusun, yang disiapkan dalam dua tahap.

Melalui APBD reguler 2026, dialokasikan Rp 14,58 miliar untuk 972 dusun. Kemudian, P-APBD menambah Rp 3,84 miliar untuk menjangkau 256 dusun yang belum terakomodasi pada tahap pertama.

Baca juga: Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

”Di APBD reguler ada, dan P-APBD juga ada,” ujar Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Jombang Noer Hajati, Senin (02/11/2026).

Sementara itu, untuk penentuan penerima program WUB menggunakan basis dusun, bukan desa. Karena itu, dalam satu desa dimungkinkan terdapat dusun yang telah menerima alokasi melalui APBD reguler, sementara dusun lainnya baru diakomodasi lewat

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

“Ada beberapa dusun yang belum menerima di reguler itu diberikan di P-APBD. Karena basisnya dusun, bukan desa. Jadi dusun-dusun yang belum dapat di APBD reguler itu diberikan di P-APBD. Tapi, penyalurannya tetap lewat desa,” jelasnya.

Diketahui, program WUB menjadi salah satu upaya Pemkab Jombang memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, warga yang belum memiliki pekerjaan maupun kesempatan berusaha diharapkan dapat merintis usaha baru.

Baca juga: Pemkab Gencarkan Promosi Wisata Lewat ‘Jombang Influencer Camp 2026’

Noer berharap, usaha yang tumbuh di tingkat dusun tidak hanya memberikan penghasilan bagi pelakunya, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga lain seiring perkembangan usaha. Harapannya, dari wirausaha baru itu nanti akan pasti butuh tambahan karyawan dan sebagainya, itu jadi perluasan kesempatan kerja,” paparnya.

Pada akhirnya, pertumbuhan usaha baru tersebut diharapkan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Harapannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. jb-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru