SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0-1 dari Selangor FC Academy A pada pertandingan kedua, Senin (2/11/2026), tim asuhan Jacksen F. Tiago tetap mengamankan posisi teratas berkat kemenangan telak 13-0 atas wakil Nepal, Rato Bangala.
Hasil tersebut mengantarkan MilkLife Strikers kembali berhadapan dengan Selangor FC Academy A dalam perebutan gelar juara yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) di The Rainforest Hub, Singapura.
Baca juga: Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda
Sementara itu, Lion City Sailors akan menghadapi Rato Bangala dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.
Pada pertandingan pertama, MilkLife Strikers tampil dominan ketika menghadapi Rato Bangala. Locita Waranggani membuka keunggulan melalui tembakan jarak jauh pada menit ketujuh. Keyla Azzahra Putri kemudian menggandakan skor empat menit berselang.
Tekanan berlanjut melalui gol Nadia Shakila Azzahra pada menit ke-13. Satu menit kemudian, MilkLife Strikers kembali menambah angka melalui gol bunuh diri pemain Rato Bangala.
Sebelum turun minum, Adiba Sanas Primayuga memperlebar keunggulan menjadi 5-0 lewat eksekusi penalti pada menit ke-17.
Memasuki babak kedua, dominasi MilkLife Strikers semakin terlihat. Ferisa Dewi Widodo menjadi salah satu pemain paling menonjol setelah mencetak tiga gol atau hat-trick pada menit ke-25, 27, dan 37.
Tiga gol lainnya lahir melalui Angelina Putri S. Mongan pada menit ke-31, Adelice Maureen pada menit ke-35, serta gol kedua Adiba pada menit ke-39.
Kemenangan 13-0 tersebut menjadi modal penting bagi MilkLife Strikers sebelum menjalani pertandingan penentuan melawan Selangor FC Academy A.
Namun, laga kedua tidak berjalan mudah. Hujan deras yang mengguyur The Rainforest Hub sempat membuat pertandingan mengalami penundaan. Setelah cuaca membaik, kedua tim akhirnya kembali bertanding dalam duel yang berlangsung ketat.
Selangor FC Academy A berhasil mencetak satu gol dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. MilkLife Strikers pun harus menerima kekalahan tipis 0-1.
Meski demikian, hasil pertandingan lainnya membuat posisi MilkLife Strikers tetap aman di puncak klasemen. Tim tersebut mengumpulkan enam poin dengan selisih gol +17.
Selangor FC Academy A berada di posisi kedua dengan selisih gol +9, sedangkan Lion City Sailors mengoleksi selisih gol +8 setelah menang 12-0 atas Rato Bangala.
Dengan demikian, MilkLife Strikers dan Selangor FC Academy A kembali dipertemukan di partai final. Pertemuan kedua tim menjadi kesempatan bagi MilkLife Strikers untuk membalas kekalahan sekaligus membawa pulang gelar juara dari Singapura.
Asisten Pelatih MilkLife Strikers, Sasi Kirana, mengapresiasi perjuangan para pemain dalam dua pertandingan yang dijalani. Menurut dia, para pemain mampu memanfaatkan peluang dengan baik saat menghadapi Rato Bangala.
Namun, kekalahan dari Selangor FC Academy A menjadi bahan evaluasi sebelum pertandingan final.
“Waktu pertandingan pertama melawan Nepal, para pemain tetap memperlihatkan semangat tinggi meski tahu tim yang dihadapi punya level permainan sedikit di bawah kita. Saya sangat apresiasi perjuangan mereka, setiap ada peluang berhasil dimaksimalkan dengan baik. Untuk pertandingan kedua kami belum berhasil menang. Tapi pemain tetap tampil ngotot. Selain itu, kedua tim juga tampil bagus dengan saling bertukar serangan. Untuk final besok, ada beberapa hal yang akan menjadi evaluasi terutama bagaimana bisa lebih tenang meski dalam keadaan tertinggal. Sisanya, saya percaya para pemain akan tetap tampil penuh motivasi,” ucap Sasi setelah pertandingan.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Ferisa Dewi Widodo. Gelandang asal SDN 075 Jatayu, Bandung, tersebut mengaku bersyukur dapat mencetak tiga gol ke gawang Rato Bangala.
Ia menyebut kepercayaan diri menjadi salah satu hal yang terus dibangun selama mengikuti turnamen.
“Saya senang dan bersyukur hari ini bisa hat-trick. Sejak kemarin saya memang meyakinkan diri sendiri untuk tampil lebih percaya diri supaya bisa menampilkan yang terbaik. Alhamdulillah hari ini bisa menang tadi melawan (tim asal) Nepal. Perjuangan belum berakhir karena kami ke sini mau juara. Itu yang menjadi motivasi saya dan teman-teman. Walaupun tadi sempat kalah, tidak apa-apa yang penting besok kami akan berjuang lagi,” kata Ferisa.
Singa Cup merupakan turnamen sepak bola usia muda yang rutin diselenggarakan di Singapura sejak 2011. Pada edisi 2026, ajang tersebut diikuti 136 tim dari 13 negara.
Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife mengirimkan MilkLife Strikers untuk berlaga di kategori Girls U12. Skuad ini dihuni pemain-pemain pilihan dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
Dari 16 pemain yang masuk dalam skuad, tiga di antaranya berasal dari Surabaya, yakni Bilqis Nur Hidayah dari SDN Klampis Ngasem 1, Locita Waranggani Olah N dari SDN Pacarkeling V/186, serta Emily Zitara dari SDN Manukan Kulon.
Kategori Girls U12 Singa Cup 2026 diikuti empat tim dengan sistem kompetisi liga atau round-robin pada 1-3 November. Dua tim teratas melaju ke final, sementara dua tim lainnya bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.
Editor : Redaksi