Tertangkap setelah aksi keempatnya

Jambret Bertato Tertangkap Saat Beraksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jambret yang satu ini hanya bisa pasrah saat dikepung polisi. Sebab oleh temannya, dia ditinggal kabur sendirian. Jambret bertato itu bernama Mardiansyah (20) asal Jalan Kalianak Timur Gang Lebar Nomor 97 Surabaya. Dia disergap Tim Anti Bandit Polsek Tandes di Karang Poh Surabaya, setelah merampas tas seorang perempuan di Jalan Margomulyo. Penangkapan itu dilakukan Sabtu (23/9/2017) dini hari sekitar pukul 05.30 Wib. Sebelum melakukan penangkapan, Tim Anti Bandit Polsek Tandes sedang melakukan kring serse di wilayah Margomulyo dan sekitarnya. Saat mereka berpatroli, tiba tiba mereka mendengar teriakan minta tolong karena telah kejambretan. "Saat itulah kami melakukan pengejaran terhadap terduga pelakunya," kata Kanit Reskim Polsek Tandes, AKP Oloan Manullang, Minggu (24/9/2017). Korban jambret itu adalah Sunarto dan Murtiningsih. Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu Lamongan yang bertempat tinggal di Jalan Karang Poh, Tandes Surabaya. Pasutri ini sedianya hendak kembali ke tempat tinggalnya di Karang Poh Surabaya setelah kembali dari kampung halamannya di Lamongan. Namun pada saat di Jalan Margomulyo, tepatnya setelah rel kereta api, mereka dikuntit oleh dua orang yang mengendarai satu motor. Dua orang itu tak lain adalah pelaku Mardiansyah dan kawannya. Saat melihat istri Sunarto menenteng tas, Mardiansyah kemudian memepet Sunarto dan istrinya. Saat itupula, dengan cepat Mardiansyah merampas tas milik istri Sunarto dan kabur. "Satu pelaku (Mardiansyah, red) berhasil kami tangkap. Peran pelaku ini adalah eksekutor. Sementara satu lagi berhasil kabur dan saat ini masih kami buru," beber AKP Manullang. Satu pelaku lain yang saat ini diburu itu diketahui berinisial Yo. Usai ditangkap, Mardiansyah kemudian digelandang ke Mapolsek Tandes untuk diperiksa. Dia digelandang bersama barang bukti hasil perampasannya. Yaitu tas merah berisi ATM, KTP, perhiasan gelang emas dan uang sebesar 600 ribu yang tak lain adalah milik istri Sunarto. "Kami masih terus kembangkan kasus ini untuk mengorek track record pelaku dan kelompoknya. Meskipun pelaku ini sudah mengaku telah beraksi di 4 TKP. 3 di wilayah Tandes, satu lagi di Jalan Arjuno Sawahan. Sebab dugaan kami, kelompok ini lebih dari 4 TKP beraksi di wilayah kami maupun wilayah lain," tandas AKP Manullang. bkr
Tag :

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…