Rencana Uji Coba Bom Hidrogen Korut di Samudra Pasifik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Korea Utara lagi-lagi berencana melakukan uji coba bom, namun kali ini yang di uji coba adalah bom hidrogen di Samudera Pasifik. Kali ini uji coba yang akan dilakukan merupakan uji coba dengan ledakan terkuat dalam sejarah. Langkah ini dilakukan menyusul adanya ancaman Presiden AS Donald Trump kepada Korut melalui pidato di Majelis Umum PBB beberapa saat lalu. Dalam pernyataannya, Kim Jong-un juga merespon pernyataan itu, dia mengangap Trump "gila" dan menambahkan bahwa dia akan "membayar mahal" atas ancamannya tersebut.Saya akan membuat orang yang memegang prerogatif komando tertinggi di AS membayar mahal karena pidatonya yang menyerukan penghancuran total DPRK," kata Kim, dalam pernyataan yang dikeluarkan atas namanya sendiri. Uji coba ini menjadi isu besar karena bom hidrogen beberapa kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan bom atom. Padahal, bom atom yang dijatuhkan Hiroshima membunuh semua makhluk hidup dalam radius 500 meter secara seketika. Selain itu, masalah utama dari rencana ini adalah lokasi uji coba, yakni samudra Pasifik. Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho mengatakan pemerintahnya kemungkinan mempertimbangkan melakukan ujicoba bom hidrogen di Samudra Pasifik, di saat Pyongyang dan Washington saling melontarkan ancaman militer. Menlu Ri berada di New York untuk berbicara dalam sidang majelis umum PBB besok. Dia ditanya oleh wartawan mengenai apa yang dimaksudkan pemimpinnya Kim Jong-un ketika menyatakan mempertimbangkan "tindakan balasan tertinggi" sebagai tanggapan atas ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan "menghancurkan total" Korea Utara. Salah satu dampak yang dikhawatirkan adalah efek radioaktif dari ledakan uji coba nuklir Korut. Hanya sebagian kecil dari inti senjata nuklir yang diubah menjadi energi selama ledakan. Sisanya diiradiasi, meleleh, dan berubah menjadi partikel halus. Ini membuat sejumlah partikel radioaktif terlepas ke atmosfer dan menyebar kemana-mana. Akan tetapi, partikel radioaktif akan semakin berisiko ketika berada di dekat tanah atau air. Ledakan nuklir dapat menyedot kotoran, puing, air, dan bahan lainnya; menciptakan dampak radioaktif yang lebih luas. Material ini kemudian naik hingga atmosfer dan akan menyebar sejauh ratusan kilometer. (hem)
Tag :

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…