Sidoarjo Masuk Verifikasi Nasional Kota Sehat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo- Tim Verifikasi Nasional Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kementerian Kementerian Kesehatan R.I kemarin, Rabu, (4/10) datang ke Kabupaten Sidoarjo. Mereka disambut langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum di Pendopo Delta Wibawa. Kedatangan tim tersebut untuk memverifikasi kabupaten kota yang akan dipilih mendapatkan penghargaan KKS dari Kementerian Kesehatan R.I. Ketua tim verifikasi nasional KKS dr. Safaat Hutagalung yang datang bersama dr. Anita mengatakan penyelenggaraan KKS sudah dimulai sejak tahun 1998. Namun ditahun 2005 baru memiliki payung hukum yang jelas melalui Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan R.I. Penyelenggaraan KKS bertujuan untuk mewujudkan kondisi kabupaten kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat yang dilakukan melalui berbagai kegiatan berbasis masyarakat dan dijustifikasi oleh pemerintah kabupaten kota secara berkesinambungan. Ia mengatakan program KKS bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan. Namun merupakan program multisektor. Untuk itu diperlukan peranan semua lintas sektor SKPD di kabupaten kota secara berkesinambungan. Menurutnya, verifikasi KKS dilakukan setiap dua tahun sekali. Tahun 2017 ini diikuti oleh 173 kabupaten kota dari 26 propinsi di tanah air. Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada verifikasi dua tahun lalu. Ditahun 2015 lalu ada 147 kabupaten kota dari 23 propinsi yang di verifikasi untuk mendapatkan penghargaan KKS. Namun ia katakan sebenarnya verifikasi tersebut bukan untuk memilih juara atau pemenang. Akan tetapi verifikasi atas kinerja pemerintah bersama masyarakat dalam melaksanakan pembangunan dengan pendekatan kabupaten kota sehat. Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan implementasi penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat di Kabupaten Sidoarjo telah dirintis mulai tahun 2007 melalui penetapan keputusan bupati. Pentingnya program tersebut bagi pembangunan daerah membuat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan berbagai penyempurnaan. Hal tersebut dimulai dengan penetapan kebijakan melalui Peraturan Bupati nomor 26 tahun 2016 tentang penyelenggaraan Kabupaten Sidoarjo Sehat beserta program dan kegiatan khususnya yang melibatkan peran aktif masyarakat. “Sebagai upaya untuk mencapai Kabupaten Sehat, tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mengajukan dua tatanan yang telah dibina selama ini. Yaitu kawasan pemukiman, sarana dan prasarana sehat serta kawasan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri untuk dijadikan pilot project,” katanya. Menurut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah bahwa keikut sertaan Kabupaten Sidoarjo dalam penyelenggaraan tatanan Kabupaten Kota Sehat untuk yang pertama kalinya merupakan kesempatan dalam menoreh prestasi pada bidang pembangunan kesehatan disemua sektor. Untuk itu Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan beberapa titik pantau penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat untuk di verifikasi. sg
Tag :

Berita Terbaru

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini…

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti viralnya konflik geopolitik di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan,…