Gus Ipul Dapat SK, Khofifah Gerilya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Setelah sekian lama menunggu, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) akhirnya menerima surat rekomendasi sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rabu (11/10/2017). Hanya saja, Surat Keputusan (SK) yang diteken Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen Abdul Kadir Karding itu tak mencantumkan nama calon wakil gubernur (Cawagub)-nya. Padahal, Muhaimin sebelumnya menyatakan SK akan keluar bersamaan dengan nama Cawagub. Menariknya lagi, surat rekom Gus Ipul ini diberikan menjelang PDIP yang akan mengumumkan secara resmi Cagub dan Cawagub Jatim pada hari Minggu (15/10) lusa. -------- Laporan : Ibnu F Wibowo – Riko Abdiono, Editor : Ali Mahfud -------- SK Nomor 23947/DPP-03/VI/A.1/X/2017 tentang Saifullah Yusuf sebagai calon gubernur Jawa Timur dari PKB itu dibacakan anggota desk Pilkada DPP PKB, Faizol Reza. "Kita di desk Pilkada sudah mendapatkan perintah untuk menyampaikan hasil keputusan DPP PKB yang ditunggu-tunggu masyarakat Jatim, yang selalu menjadi berita lebih besar, yang lebih, paling tidak berita Pak Jokowi (presiden), panasnya lebih terik dengan panas (berita) PKI," kata Reza membuka sambutannya. Menurut Reza, Jawa Timur ini menjadi pertaruhan lebih besar dari kekuatan politik yang ada di Republik ini. "Semua jadi pertanyaan besar. Kemarin malam kita bertiga diperintahkan untuk menghadiri acara siang hari ini, tugasnya hanya satu, yakni membacakan kutipan SK,” papar dia. Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar menyatakan SK tersebut sesungguhnya sudah ditandatangani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding sejak tanggal 5 Oktober lalu. “Hanya saja, jadwalnya baru memungkinkan untuk diserahkan pada hari ini (kemarin). Sejak tanggal 6 lalu kita juga sudah berupaya untuk melakukan penyerahan. Tapi ya memang baru ketemunya hari ini,” ujar politisi yang akrab disapa Pak Halim ini. Ditanya soal tidak adanya nama Cawagub di SK itu, Halim mengatakan DPP PKB tentunya punya pertimbangan politis. “Memang dari DPP SK-nya begini (Hanya Cagub, red). Mungkin DPP punya pertimbangan sendiri kenapa hanya menerbitkan SK rekom Cagub saja. Yang pasti, semoga dengan adanya penyerahan SK ini, posisi kami yang selama ini sudah menyatakan final dengan Gus Ipul tidak lagi dikejar dengan pertanyaan mana SK tertulisnya,” papar Halim yang juga Ketua DPRD Jatim ini. Sementara itu, Gus Ipul mengaku berterima kasih dengan pemberian SK tersebut. “Terima kasih kepada PKB yang telah memberi kehormatan dan kesempatan kepada saya. Terutama kepada Pak Halim yang tulus dan ikhlas mencopot gambar-gambarnya demi kemaslahatan bersama ulama NU di Jatim,” katanya. Disinggung terkait koalisi dengan partai lain, Gus Ipul mengatakan saat ini komunikasi intensif secara informal dengan beberapa partai lainnya terus dijalin. Namun, saat ini pria yang juga menjabat sebagai Wagub Jatim tersebut belum bisa berkata banyak. “Saya belum bisa berbicara lebih jauh. Karena hingga saat ini komunikasi masih terus kami jalin. Untuk Wagubnya siapa nanti juga belum. Kita tunggu saja (termasuk dengan PDIP),” tegas Gus Ipul. Halim Iskandar pun mengatakan hal sama. Ia mengatakan saat ini peluang koalisi dan penentuan nama Wagub bagi Gus Ipul masih sangat terbuka lebar dan menjadi kewenangan mutlak bagi DPP. “Koalisi dengan partai manapun dan siapapun Cawagubnya masih oke. Bisa dengan PDIP atau dengan partai lainnya. Politik itu dinamis. Bisa cepat, bisa lambat. Dalam waktu dekat akan ditentukan siapa Cawagubnya,” tegas Halim. Cawagub Gus Ipul Hal tersebut menjadi menarik. Pasalnya, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, PKB selalu mengatakan bahwa partai tersebut menunggu rekomendasi nama yang dikeluarkan oleh PDI P untuk diajukan sebagai Cawagub. Bahkan, pada acara penyerahan SK yang juga menjadi ajang konsolidasi antar DPC PKB se-Jawa Timur tersebut, Sekretaris DPW PKB Jatim Badrut Tamam membocorkan bahwa ada agenda lain dalam acara tersebut. “Salah satunya adalah pembahasan nama-nama yang dirasa oleh DPC dan DPW layak untuk direkomendasikan kepada DPP. Ada 6 nama,” ungkapnya. Mereka adalah Kusnadi (Ketua DPD PDIP Jatim), Budi Kanang (Bupati Ngawi), dan Azwar Anas (Bupati Banyuwangi). Keempat nama ini dari PDIP. Lalu, Masfuk (Ketua PAN Jatim), Musyafak Noer (Ketua PPP Jatim). “Terakhir Bupati Gresik Sambari Halim,” katanya seusai acara penyerahan SK. Meski begitu, Wasekjen PKB Daniel Johan masih berharap PDIP bisa berkoalisi dengan PKB pada Pilgub Jatim dengan mengusung Gus Ipul sebagai Cagub. Sedang Cawagub dari PDIP. "PKB meyakini untuk Jatim kali ini PDIP akan bersama-sama PKB memenangkan Pilgub Jatim. Bersatunya nahdliyin dan marhaen sangat penting bagi kemajuan rakyat Jatim," tandas Daniel dikonfirmasi terpisah. PKB punya alasan sangat yakin PDIP akan merapat. Menurutnya, Gus Ipul telah mendapat restu dari kiai Jatim untuk memimpin masyarakat setempat. "Karena mendapat amanah para kiai sepuh dan kerja keras struktur sampai ke ranting, door to door menyapa rakyat dengan tulus dari sekian bulan lalu," ucapnya. Sikap PDIP Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memastikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri akan mengumumkan secara resmi calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Timur yang diusung PDIP, pada Minggu (15/10) mendatang. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini santer disebut menjadi nama calon kuat yang akan diumumkan Megawati. Nama Risma ini juga tidak dibantah oleh Hasto ketika ditanya wartawan. "Bu Risma dinilai oleh masyarakat Surabaya sebagai pemimpin yang berhasil dan partai sendiri menilai bu Risma mampu menjalankan Pancasila dengan baik platform PDI Perjuangan," ungkap Hasto usai mendaftar ke KPU, Rabu (11/10). Salah satu yang menjadi keberhasilan dari sosok Risma, kata Hasto, soal gagasan smart city dan green city. Gagasan itu, menurutnya sangat sejalan dengan apa yang menjadi perhatian Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Soal siapa yang akan menjadi cawagub, apakah Gus Ipul (Syaifullah Yusuf). Hasto enggan untuk mengungkapkannya. "Siapa yang akan diumumkan nanti menunggu dari kewenangan dari Ibu Mega yang akan mengumumkan nanti tanggal 15," terangnya. Namun, ia memastikan PDIP bukan hanya mengumumkan cagub Jawa Timur, tapi juga akan mengumumkan cawagub.
Tag :

Berita Terbaru

Tim Junior Rookie 969 dan Tim Senior Kuda Hitam Sabet Juara 1

Tim Junior Rookie 969 dan Tim Senior Kuda Hitam Sabet Juara 1

Minggu, 15 Mar 2026 17:48 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Permainan domino atau gaplek yang selama ini identik dengan stigma perjudian mulai bertransformasi menjadi cabang olahraga…

Pererat Ukhuwah Islamiyah, Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman di Jatim

Pererat Ukhuwah Islamiyah, Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman di Jatim

Minggu, 15 Mar 2026 16:47 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan Al-Qur’an Mushaf Madinah hadiah dari Penjaga Dua Tanah Suci, Raja Arab Saudi Sa…

Perkuat Layanan Pariwisata Kereta Api, KAI Wisata Bangun Kemitraan Strategis dengan Via Indonesia

Perkuat Layanan Pariwisata Kereta Api, KAI Wisata Bangun Kemitraan Strategis dengan Via Indonesia

Minggu, 15 Mar 2026 16:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) memperkuat pengembangan layanan pariwisata berbasis kereta api dengan menjalin kemitraan s…

Pelaku Pencurian Toko Pakaian di Blitar Ditangkap Warga

Pelaku Pencurian Toko Pakaian di Blitar Ditangkap Warga

Minggu, 15 Mar 2026 16:33 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar Toko Trend Fashion di Desa Bence Kecamatan Garum Kab Blitar menangkap pencuri pakaian di toko tersebut, setelah alarm…

Eka Hartono Ingatkan Pemkot Madiun, Jangan Abaikan Penghuni Kios  ‎

Eka Hartono Ingatkan Pemkot Madiun, Jangan Abaikan Penghuni Kios  ‎

Minggu, 15 Mar 2026 16:09 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun- Rencana pengembangan kawasan kuliner Bogowonto dengan nuansa Historis yang diinisiasi Pemkot Madiun mendapat sorotan dari eks p…

Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Tokoh Pesantren Lewat Peran Santri

Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Tokoh Pesantren Lewat Peran Santri

Minggu, 15 Mar 2026 15:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya menekan angka kemiskinan, Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak tokoh pesantren  bersama dengan para perwakilan …