Bos Intiland : Pembangunan Rumah Murah Memang Tugas Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Gencarnya pemerintah untuk membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan konsep transit oriented development ( TOD) tidak luput dari kritik. Pemerintah dianggap hanya memberikan tugas tersebut kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tanpa memberi kesempatan pada pengembang swasta. Meski demikian menurut Hendro S Gondokusumo, pendiri sekaligus Direktur Utama Intiland, hal tersebut wajar saja dilakukan pemerintah. "Kebutuhan perumahan kita kan masih banyak sekali terutama untuk kelas menengah ke bawah itu memang tugasnya pemerintah," ujar Hendro saat berbincang dengan Kompas Properti, Kamis (12/10/2017). Hendro mengatakan, terkait persaingan langsung antara hunian MBR dengan komersial di daerah yang sama, harus disiasati oleh pengembang swasta. Meski demikian, Hendro menilai pengembang swasta tidak perlu khawatir tersaingi atau produknya tidak laku bila segmentasinya berbeda. "Kan perlu dilihat lagi fasilitasnya apa. Kelihatannya (persaingan) tidak langsung tapi pasti ada pengaruh," kata dia. Di Jabodetabek, hunian TOD yang tengah dikembangkan, yaitu Stasiun Tanjung Barat, Stasiun Pondok Cina, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang. Ada pula rencana yang akan datang pengembangan TOD Stasiun Bogor. Hingga saat ini, empat BUMN telah berkomitmen untuk membangun hunian yang menempel stasiun kereta komuter yaitu Perum Perumnas, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika, dan PT PP (Persero) Tbk. Hunian TOD terbagi menjadi dua peruntukan yakni subsidi untuk MBR dan komersial. Di antara proyek-proyek TOD tersebut, komposisi hunian untuk MBR berkisar 25-35 persen. Harga unit MBR dipatok Rp 7 juta per meter persegi, sedangkan untuk komersial rata-rata Rp 16 juta per meter persegi. (FF/KMP)
Tag :

Berita Terbaru

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Buntut Penyiraman air Keras yang Menimpa aktivis KontraS Andrie Yunus. Konon Korban Kerap Kritik UU TNI dan Perluasan Peran Militer di Ruang Sipil…

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kepala Bais Diproses Secara Hukum

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kepala Bais Diproses Secara Hukum

Kamis, 26 Mar 2026 18:54 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Kepala Bais segera diproses hukum untuk dimintai pertanggungjawaban. Koalisi Sipil semula…

PT Gala Bumi Perkasa, Pengembang Pasar Turi, Didenda Rp 214 Miliar

PT Gala Bumi Perkasa, Pengembang Pasar Turi, Didenda Rp 214 Miliar

Kamis, 26 Mar 2026 18:50 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:50 WIB

PN Surabaya Nyatakan Perusahaan Milik Cen Liang alias Henry J Gunawan (Alm) Lakukan Kejahatan Perpajakan Penyampaian SPT…

Pengurus BPR Dwicahaya Malang, Ditangkap di Stasiun Gambir

Pengurus BPR Dwicahaya Malang, Ditangkap di Stasiun Gambir

Kamis, 26 Mar 2026 18:48 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:48 WIB

Diduga Gelapkan Deposito Nasabah Senilai Rp13 miliar   SURABAYAPAGI.COM, Malang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri telah mengamankan …

Garuda Diunggulkan Lumat The Sugar Boyz

Garuda Diunggulkan Lumat The Sugar Boyz

Kamis, 26 Mar 2026 18:45 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:45 WIB

Bandar Taruhan: Timnas Ngevoor 1 1/4 Bola     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – FIFA Series 2026, antara Timnas Indonesia melawan tim dari Concacaf, St. Kitts and…

Kebiasaan Rasulullah SAW setelah Idul Fitri

Kebiasaan Rasulullah SAW setelah Idul Fitri

Kamis, 26 Mar 2026 18:37 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Literasi yang saya baca, ada kebiasaan Rasulullah SAW setelah Idul Fitri yaitu mempererat silaturahmi dengan berkunjung ke rumah…