Dalam Sepekan, Pemkab Jember Target Tuntaskan Verifikasi Data Kemiskinan Selesai 100 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jember, Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait. SP/ JBR
Bupati Jember, Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka mengatasi angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur mengambil langkah progresif untuk terjun langsung melakukan verifikasi faktual (verval) data warga miskin berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Bupati Jember, Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait, menyebut jika langkah "jemput bola" ini diambil guna memastikan bahwa intervensi pemerintah di masa depan tepat sasaran dan didasarkan pada realitas lapangan, bukan sekadar angka di atas kertas.

Lebih lanjut, Gus Fawait menargetkan untuk pemutakhiran data ini selesai 100�lam waktu satu pekan ke depan, jauh lebih cepat dari tenggat waktu nasional pada 30 April 2025. Pemkab Jember memandang bahwa validasi data adalah fondasi utama agar bantuan sosial dan kebijakan ekonomi tidak meleset.

Sehingga Gus Fawait memerintahkan sinergi lintas sektoral yang melibatkan Dinas Sosial (Dinsos), Dispendukcapil, Camat, Kepala Desa, hingga Ketua RT/RW. Pasalnya, DTSEN merupakan integrasi dari tiga sumber data besar. Ketiga data besar tersebut adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

"Kita ingin memastikan kondisi riil kemiskinan di Jember tertangani dengan data yang benar. ASN kita libatkan agar proses verifikasi ini memiliki akuntabilitas yang tinggi dan pengawasan yang lebih ketat," tegasnya, Senin (20/04/2026).

"Dari integrasi tersebut, Jember kini mengantongi sekitar 117.388 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menjadi objek verifikasi. Angka ini jauh lebih ramping dibandingkan data DTKS sebelumnya yang mencapai lebih dari satu juta jiwa," imbuh Taufik.

Dengan penyaringan ulang ini diharapkan dapat mengeliminasi data ganda atau penerima yang sudah tidak layak mendapatkan bantuan serta mempercepat ritme kerja agar target tuntas dalam tujuh hari kedepan dapat tercapai. Sehingga, langkah berani ini diharapkan menjadi titik balik bagi Kabupaten Jember dalam mengentaskan kemiskinan secara sistematis dan berbasis data yang valid. jr-01/dsy

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …