Potensi Kredit Bermasalah Akibat Erupsi Gunung Agung Lebih Dari Rp 1 Triliu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tabanan - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Regional 8 Bali-Nusa Tenggara meprediksi jumlah kredit macet akibat erupsi Gunung Agung bisa lebih dari Rp 1 triliun. Deputi Direktur Hubungan Kelembagaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali-Nusa Tenggara, Jufri mengatakan angka ini diperoleh setelah melakukan rapat kordinasi dengan sejumlah bank umum, BPR dan BPD Bali. "Dampak erupsi Gunung Agung terhadap non-performance loan sudah kami prediksi," kata Jufri dalam acara pelatihan wartawan dan Gathering media massa pada Jumat (13/10/2017). Penurunan performa pembayaran kredit sejauh ini terjadi pada nasabah yang tinggal pada 12 km dari pucak Gunung Agung. Ini terjadi lantaran mereka tidak bisa menjalankan usaha dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Berdasarkan data yang dihimpun OJK, sampai dengan Oktober 2017, potensi NPL pada 50 BPR Rp 146,52 miliar, 8 bank umum berkantor pusat di Jakarta Rp 570,86 miliar, BPD Bali 781,12 miliar dan Bank Mantap Rp 479 miliar. "Yang sudah terjadi ada penurunan performa pengembalian kredit ke BPD Bali sebesar Rp 80 miliar dan Bank Mantap sebesar Rp 54 milar," lanjut Jufri. Terkait dengan hal ini, OJK terus melakukan kajian sejumlah langkah untuk mengantisipasi jika gunung Agung benar-benar meletus. Saat ini pihaknya belum bisa mrngambil langkah tertentu karena belum terjadi bencana. Mengacu pada pengalaman bencana alam di Padang dan Yogyakarta, pihaknya memberikan kelonggaran kepada perbankan untuk tidak menetapkan kredit macet sebagai NPL setelah bencana terjadi. Sehingga tidak mempengaruhi penilaian terhadap kinerja bank. "Kalau sudah bencana baru diberikan kelonggaran tidak diberlakukan sebagai NPL, makanya kebijakan mengikuti penetapan status kebencanaan oleh pemerintah," ujarnya. Saat ini sejumlah bank menuritnya telah melakukan penangguhan pembayaran kredit. Terutama bagi debitur yang berasal dari wilayah bahaya di sekitar Gunung Agung. (FF/KOM)
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …