Jangan Kanalisasi Pilihan Kader NU

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - NU sebagai organisasi kemasyarakatan yang berlandaskan agama, seharusnya tidak berupaya mengarahkan pilihan dari kadernya pada kaitan Pilkada Serentak. Sebab, kader NU saat ini dapat ditemui dimana saja dan juga berada di hampir semua partai politik yang ada. Sekretaris DPD Partai Gerindra Anwar Sadad mengatakan bahwa, pilihan dari kader NU tidak akan bisa dikanalisasi untuk arah pilihan politik mereka. Upaya untuk melakukan hal tersebut, menurut Sadad, tidak akan berhasil karena pilihan politik dari kader NU akan selalu luber kemana saja. "Kalau ada usaha kanalisasi, NU sudah melampaui karakteristik mereka sebagai ormas. Karena Kader NU ini akan ada dimana-mana. Misalkan ada 20 partai politik sekalipun, maka pasti ada kader NU di semua partai tersebut," kata Sadad kepada Surabaya Pagi. Senada, anggota Fraksi Nasdem-Hanura DPRD Jatim M. Eksan juga memiliki pandangan yang senada. Menurut politisi Nasdem tersebut, NU seharusnya bisa benar-benar mengambil sikap menjadi penengah dalam Pilkada Serentak 2018. "Jadi, kalau bicara Pilgub Jatim, jangan sampai politik internal NU ikut mencampuri politik praktis yang terjadi. Politik internal NU yang belum selesai di Muktamar Jombang, biarlah tetap menjadi politik internal NU. Jangan dibawa ke ranah lain," tegas Eksan. Sementara itu, dimintai pendapatnya secara terpisah, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura Mochtar W Oetomo juga sepakat bahwa ulama harus menjadi penengah. Menurutnya, peran kekuatan cultural harus benar-benar menjadi penengah dalam setiap potensi polarisasi yang ada akibat Pilkada. “Kekuatan modal itu bisa secara signifikan mempengaruhi masyarakat, terlebih lagi di masyarakat patembayan yang impersonal ala Jakarta atau kota besar lainnya. Tapi, masyarakat Jawa Timur yang mayoritas masih paguyuban dan konsensual menurut saya akan menyusahkan kekuatan modal dalam mengelola isu. Meskipun demikian, kekuatan cultural tidak boleh menjadi aktor polarisasi agar suasana justru tidak malah menjadi keruh” katanya. Selain itu, Mochtar juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif bahwa harmoni sosio-kultural-politik itu lebih penting ketimbang siapa yang menjadi juara pada Pilkada. “Kompetisi itu konstruktif, tetapi konflik bipolar itu cenderung destruktif. Tokoh cultural, seperti Kyai dan Ulama serta tokoh Masyarakat, harus mengambil peran untuk tidak mempertajam polarisasi” pungkasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…