Bimtek Santripreuner Hasilkan 200 Sandal Jepit Siap Edar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangka menumbuhkan wirausaha baru di lingkungan pondok pesantren, dan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM), Direktorat Jenderal (Ditjen) IKM Kemenperin kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan Jawa Timur. Bimtek yang dimulai 24 hingga 31 Oktober mendatang tersebut, peserta langsung diajarkan cara bagaimana membuat kerajinan alas kaki sandal jepit. Bimtek ini sendiri selain diikuti santri juga diikuti oleh para alumni Ponpes Sunan Drajat Paciran Lamongan. E. Ratna Utarianingrum Direktur IKM Kimia, Sandang, Aneka Kerajinan Kementerian Perindustrian Kamis (26/10/2017) menyebutkan, bimtek ini diikuti oleh 20 peserta, dan hingga berakhirnya bimtek mendatang diperkirakan sudah menghasilkan 200 pasang sandal jepit yang siap dipasarkan, dan tidak lama lagi akan dilaunching. "Selama 8 hari bimtek alas kaki ini, diperkirakan sudah bisa memproduksi sandal jepit sejumlah 200 pasang,"ujar Ratna didampingi Kasi Sandang Kulit pada Kemenperin, Herman Budoyo. Dikatakannya, hasil produksi sandal tersebut selain akan dipasarkan diinternal santri Sunan Drajat, juga akan dipasarkan di 17 Pondok Pesantren di Jawa Timur yang sudah memiliki jaringan bisnis yang selama ini sudah menjadi binaan dari Kemenperin dan dimotori oleh Bank Indonesia (BI). "Di Ponpes Sunan Drajat sendiri memiliki 12 ribu santri, kalau santrinya sendiri bisa memproduksi sandal jepit, kenapa harus membeli sandal jepit dari luar, ini pasar sudah jelas, tentu mereka sangat muda untuk memasarkannya, berapapun produksi bisa dijual,"terangnya. Apalagi lanjut Ratna, di Jawa Timur ini ada 17 Pondok Pesantren yang sudah memiliki jaringan bisnis salah satunya Ponpes Sunan Drajat, dan menjadi binaan dari Kemenperin dan dimotori oleh Bank Indonesia (BI), untuk bisa ditindaklanjuti dengan saling tukar menukar hasil produksi. "Hasil produksi Ponpes Sunan Drajat, bisa dipasarkan ke Ponpes Tebuireng dll, begitu juga sebaliknya, istilahnya bisa barter atau tukar menukar hasil produksi,"ujarnya sambil menegaskan hasil produksi ini kedepanya bisa ekspansi ke luar dengan menggandeng perusahan. Bimtek kepada santri ini Ponpes ini lanjut Ratna, karena Kemenperin melihat pondok pesantren memiliki potensi kelembagaan dan sumber daya manusia yang cukup besar, maka salah satu program Ditjen IKM dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat yaitu, dengan program fasilitasi pengembangan IKM melalui pondok pesantren. Diharapkan pondok pesantren mampu berperan sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat yang mandiri dan profesional, sebagai sarana penyebaran informasi bisnis dan teknologi serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan para santri sebagai cikal bakal wirausaha baru. Dalam acara tersebut direktur memberikan fasilitas beberapa bantuan mesin alat produksi. Bantuan secara simbolik diterima oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Mohammad Zamroni melalui Yana Kabid Bina Industri pada Dinas Industri dan Perdagangan Lamongan, dan bantuan itu langsung diteruskan untuk diserhakan ke Pondok Pesantren Sunan Drajat yang diterima oleh Biyati Ahwarumi, SE., M.A Kepala Perekonomian Ponpes Sunan Drajat. Dalam kesempatan itu Biyati mengaku bangga dan senang kalau Ponpes Sunan Drajat digunakan sebagai pilot project dalam mencetak satripreneur, apalagi Ponpes Sunan Drajat sudah memiliki unit usaha mulai Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Minuman ringan Jus Mengkudu), Kemiri Sunan, Garam Samudra dan Pupuk. "Kegiatan bimtek ini menjadi spirit bagi Ponpes dalam mengembangkan unit usaha dan mencetak santri yang interpreneur, sesuai dengan ikhtiar Kemenperin,"jelasnya.jir
Tag :

Berita Terbaru

Ikromilah Yeti Prastuti S.Psi, M. Pd, Sosok Kartini Masa Kini Bagi Kemajuan Pendidikan

Ikromilah Yeti Prastuti S.Psi, M. Pd, Sosok Kartini Masa Kini Bagi Kemajuan Pendidikan

Selasa, 21 Apr 2026 17:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April, untuk merayakan kelahiran Raden Ajeng Kartini dan semangat emansipasi perempuan, bagi…

TKA SD, Dorong Siswa Punya Kemampuan Analitis

TKA SD, Dorong Siswa Punya Kemampuan Analitis

Selasa, 21 Apr 2026 16:53 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. mengatakan hari pertama Tes Kemampuan…

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang…

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya…

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya…

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,…