Tips Sukses Lewati Tahun Pertama Pernikahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pengantin baru bisanya penuh semangat dan bahagia. Namun, pengantin baru harus memikirkan bagaimana agar pernikahan berhasil dalam tahun-tahun berikutnya. Mengutip Time, Kamis (9/11/2017), terapis pernikahan mengatakan, tahun pertama adalah tahun "fondasi basah". Di tahun pertama pernikahan adalah masa di mana pasangan suami istri berusaha membangun bentuk pernikahan. Tahun pertama adalah waktu untuk membangun pola pernikahan yang baik, yang akan menjadi pegangan pengantin baru untuk seumur hidup mereka nantinya. Saat mengumpulkan materi untuk bukunya yang berjudul How to Be Married, Jo Piazza, mewawancara ratusan suami istri dari 20 negara, tentang apa yang membuat pernikahan mereka sukses, berikut 8 jawabannya yang bisa berguna untuk pengantin baru: Jadikan rumah sebagai tempat tinggal Jadikan rumah sebagai tempat kalian berdua ingin menghabiskan waktu bersama. Wanita Denmark mengajarkan, hal ini sangat penting. Wanita-wanita di Denmark menghias rumah mereka dengan lilin wangi dan bantal-bantal empuk untuk menambahkan kesan nyaman, sehingga rumah bisa jadi tempat perlindungan bagi pengantin baru dari dunia luar. Jangan lupakan romansa Saran ini datang dari wanita Perancis. Jauhkan ponsel saat makan malam bersama, dan semarakkan suasana dengan berdandan cantik. Santai Pepatah lama mengatakan, pernikahan itu ibarat maraton, bukan sprint. Dan beberapa hari akan terasa seperti jalan kalian berdua menemui halangan yang harus dilewati dengan susah payah. Terlalu fokus memikirkan apakah pernikahan kalian kuat, atau apakah Anda sudah jadi suami/istri yang baik sebenarnya adalah kunci kegagalan. Bersandarlah pada pasangan Anda tidak harus menanggung seluruh beban hidup sendiri. Biarkan pasangan sesekali waktu mengurus Anda. Para wanita di Belanda menekankan pentingnya hal ini. Mereka sangatlah mandiri saat mengejar target profesional, atau bahkan keliling dunia seorang diri, tapi mereka juga tidak berpikir dua kali saat harus bekerja paruh-waktu demi mengurus anak, dan membiarkan beban finansial jatuh ke pundah suami. Ucapkan terima kasih Berhentilah membandingkan pasangan sendiri dengan orang lain, dan jangan pula menentukan ekspektasi yang tak masuk akal pada suami. Para wanita India ini menyarankan pengantin baru untuk belajar bersyukur, mensyukur hal-hal baik yang sudah dibawa suami ke dalam pernikahan, dan mengucapkan kata terima kasih secara verbal. Fokuskan perhatian pada upaya yang sudah dilakukan supaya, bukan kekurangannya. Jangan lupa merawat diri Seorang wanita di Yerusalem, yang memiliki enam orang anak mengatakan, "Memang mudah untuk kehilangan dirimu sendiri dalam pernikahan. Mudah memang mengurus suami dan hubungan, sampai lupa untuk mengurus diri sendiri." Wanita ini menyarankan, agar tidak pernah lupa meluangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri. "Hal ini akan membuat pernikahanmu jadi lebih baik," sarannya. Berpetualang Teruslah berpetualang. Pakar hubungan sekaligus antropolog, Helen Fisher menuliskan, "Riset menunjukkan bahwa hal baru -mengambil risiko atau mencoba sesuatu yang baru- bisa memicu pelepasan hormon dopamin di otak." Hal ini juga bukan masalah mencoba hal baru di ranjang saja. Anda bisa mendapatkan efek yang sama saat mencoba kuliner baru, atau mencoba mengunjungi tempat-tempat seru bersama pasangan. Kesetaraan Pelajaran terakhir didapat dari seorang bapak rumah tangga di Swedia, yang sedang mengerjakan buku fotografi tentang kehidupan para pria yang mengambil cuti mengurus anak yang disediakan pemerintah sana. Banyak wanita yang khawatir, dia bukan lagi feminis jika membagi segala sama rata dengan suaminya. Tapi ternyata, pemikiran ini sangat konyol. Keseimbangan dalam pernikahan bukanlah seperti jurnal akuntansi. Keseimbangan adalah ketika kedua pasangan merasa sama-sama mendapat dukungan. lx/lpt
Tag :

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…