Ilmuwan ini Gunakan Drone untuk Cegah Malaria

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tanzania - Upaya ilmuwan untuk memberantas penyebaran malaria terus dikembangkan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan drone untuk memantau wilayah tropis yang berpotensi tersebar penyakit tersebut. Implementasi ini dilakukan oleh ilmuwan Wales Aberystwyth University dan Tanzania Zanzibar Maalria Elimination Programme di Tanzania, Afrika Timur. Drone tersebut akan diterbangkan ke zona-zona yang diyakini memiliki titik penyebaran virus malaria terbesar. Menurut yang dilansir Engadget, Selasa (28/11/2017), drone yang digunakan adalah DJI Phantom 3 yang diklaim bisa memantau lahan besar selama 20 menit. Drone juga akan dilengkapi dengan fitur dan teknologi khusus untuk mendeteksi titik panas yang menjadi penyebaran malaria. Selain itu, ilmuwan juga telah mengembangkan aplikasi khusus yang dapat menampilkan gambar rekaman drone secara langsung dan bisa dipantau para ilmuwan. Dan bukan tidak mungkin, ke depannya drone akan "dipersenjatai" dengan obat penyemprot khusus untuk melakukan pengasapan dan memberantas nyamuk malaria. Selain drone, implementasi teknologi lain yang digunakan untuk memantau penyebaran malaria adalah satelit milik NASA. Para peneliti akan menyasar wilayah yang kerap banjir dan terjadi penggundulan hutan. Dengan sistem ini, peneliti berharap dapat memprediksi penyebaran penyakit hingga tiga bulan sebelum wilayah itu terjangkit. Kendati demikian, sistem tersebut masih perlu disempurnakan sebelum benar-benar siap digunakan secara penuh. Menurut perkiraan, sistem dapat benar-benar dimanfaatkan dalam beberapa tahun ke depan. Apabila berjalan lancar, penggunaan satelit ini dapat mencegah penyebaran penyakit malaria dalam waktu yang cukup singkat. Hal itu juga dapat membantu pemerintah setempat menemukan cara paling efisien untuk mengatasi penyakit ini. Sekadar informasi, negara-negara berkembang di wilayah tropis sampai saat ini masih harus mendistribusikan jaring tidur, obat nyamuk, dan perangkat lain saat malaria menyerang. Melalui penerapan sistem itu, respons pemerintah dapat lebih tepat sasaran. Selain malaria, metode ini disebut dapat diterapkan pula untuk memperkirakan penyebaran penyakit lain. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah penyakit yang juga disebabkan oleh nyamuk, seperti zika dan demam berdarah.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama dua pekan lamanya, warga Tulungagung, Jawa Timur mulai mengeluhkan kelangkaan LPG bersubsidi 3 Kg di sejumlah pangkalan…

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diguyur hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan. Diketahui, ruas jalan yang…

Dorong Perputaran Ekonomi, Pemkab Trenggalek Siapkan 2 Lokasi Berburu Takjil Selama Ramadhan

Dorong Perputaran Ekonomi, Pemkab Trenggalek Siapkan 2 Lokasi Berburu Takjil Selama Ramadhan

Kamis, 19 Feb 2026 10:43 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama bulan Ramadhan 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, akan menyiapkan dua lokasi khusus berburu takjil sekaligus…

Selama Ramadhan 1447 H, Pemkot Malang Antisipasi Kenaikan Konsumsi Beras

Selama Ramadhan 1447 H, Pemkot Malang Antisipasi Kenaikan Konsumsi Beras

Kamis, 19 Feb 2026 10:23 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mengantisipasi kenaikan konsumsi beras selama Ramadhan 1447 H yang diperkirakan sekitar 25 persen dibanding hari biasa,…

CFD Sidoarjo, Kolaborasi yang Harus Dijaga demi Penguatan Ekonomi Rakyat

CFD Sidoarjo, Kolaborasi yang Harus Dijaga demi Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 19 Feb 2026 09:38 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 09:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) adalah kegiatan penutupan jalan utama dari kendaraan bermotor untuk…

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…