Budaya Membaca Tetap Penting Di Era Milenial

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anak-anak yang sibuk bermain gadget saat ini menjadi pemandangan yang dapat dengan mudah ditemui. Perkembangan teknologi menjadikan budaya bermain game dan menonton video secara online lebih diminati ketimbang membaca buku. Melihat fenomena tersebut, pakar komunikasi Ubhara Fitria Widiyani memandang hal tersebut menjadi satu masalah yang serius. Menurut Tya, sapaan akrab Fitria, rendahnya minat baca generasi milenial berbanding lurus dengan mudah tersulutnya emosi mereka seperti yang juga marak saat ini. “Karena dengan kemudahan mencari informasi, mereka cenderung mencari mudahnya saja. Sehingga, informasi yang didapatkan hanya sepotong saja. Kalau hanya sepotong, tidak utuh, informasi yang didapat juga bias. Gimana bisa berpikir jernih?,” jelas Tya. Oleh karena itu, Tya menegaskan bahwa di tengah-tengah kondisi kemudahan mencari informasi, generasi milenial. berkewajiban terus mengasah diri dengan membudayakan membaca. “Dengan membaca, kemampuan analisis logis mereka akan terus terasah,” katanya. Di sisi lain, Tya juga mengungkapkan bahwa rendahnya budaya membaca tersebut juga memiliki dampak yang lebih serius lagi. Salah satunya adalah penyebaran hoax dan berita fitnah yang menjadi tidak terkontrol. “Bukan hanya berhenti di hoax dan fitnah saja, tetapi lebih panjang dari hal tersebut. Maraknya hoax dan fitnah ini bisa berdampak bagi kondusifitas yang ada di tengah masyarakat,” pungkas Tya. Senada, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Akhmad Muzakki berpendapat bahwa telah terjadi ironi yang tinggi di kalangan generasi milenial saat ini. Para generasi muda tersebut seharusnya lebih bersikap cerdas dalam memanfaatkan sumber informasi yang melimpah di era saat ini. “Kalau minat baca mereka malah tunduk pada media online atau gambar, itu yang perlu sangat diwaspadai. Bisa sampai mengganggu tingkat pemusatan konsentrasi mereka nantinya” kata Muzakki, dihubungi terpisah. Selain itu, menurut pria yang juga Sekretaris PWNU Jatim tersebut, apabila minat baca menurun maka generasi saat ini akan cenderung lebih tertarik pada hal-hal yang bersifat popular saja. "Hal-hal diluar hal populer, meskipun bermanfaat, tidak akan menjadi perhatian bagi generasi," katanya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…