Publik Inginkan Mahfud MD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rabu (20/12) menjadi tenggat akhir dari surat tugas yang diberikan oleh DPP Partai Gerindra kepada Bacagub Jatim untuk Poros Tengah La Nyalla Mattalitti. Tetapi, bagaimana sosok Cagub yang diinginkan publik bagi poros yang disebut akan diinisiasi oleh Partai Gerindra-PAN-PKS tersebut? Secara mengejutkan, nama Mahfud MD dan Yenny Wahid yang sebelumnya tidak pernah dikaitkan dengan poros tengah justru dianggap publik layak untuk menjadi Cagub dari poros tersebut. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre (SSC), Mahfud MD menduduki posisi pertama dengan capaian 18.3 persen. Sementara Yenny Wahid berada di posisi ketiga dengan 11.9 persen. Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti yang selama ini santer disebut dekat dengan poros tengah, pada hasil survei tersebut berada di posisi kedua. La Nyalla berada di posisi tersebut dengan raihan 15.4 persen. Di sisi lain, Achsanul Kosasih dan Moeklas Sidik yang juga beberapa kali masuk radar sebagai bakal jago dari poros tengah secara berurutan berada di posisi 10 dan 11 dengan capaian 2 dan 0.5 persen. Untuk posisi Cawagub, Anang Hermansyah memuncaki pilihan publik dengan 19.4 persen. Disusul kemudian oleh Yenny Wahid di posisi kedua dengan 11.6 persen. Di posisi ketiga, Ketua DPW PAN Jatim Masfuk mendapatkan 10 persen. Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad yang sebelumnya juga disebut bakal menjadi Cawagub dari poros tengah berada di posisi keempat dan mendapatkan 9.6 persen vote dari responden. Pada survei dengan simulasi paslon Cagub-Cawagub poros tengah, 18.6 persen responden menganggap pasangan Mahfud MD-Anang Hermansyah merupakan pasangan ideal. Di urutan kedua, pasangan Mahfud MD-Yenny Wahid menurut 17.5 persen responden adalah pasangan ideal. 15.4 persen responden lainnya, melihat pasangan La Nyalla-Anang Hermansyah bisa menjadi paslon ideal. Sementara, 26 serta 22.5 persen lainnya secara berurutan menginginkan paslon dengan nama yang berbeda dan memilih untuk tidak menjawab atau menjawab tidak tahu. Data-data tersebut diatas diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kab/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survei tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil tersebut sebesar 95 persen dengan margin of error 3.2 persen. Sosok Machfud MD, dipandang oleh Peneliti Senior SSC Surokim Abdussalam sebagai representasi NU. Identitas sebagai mantan Ketua MK yang juga tokoh asal Pulau Madura, secara otomatis menjadikan mantan Ketua MK tersebut sudah pasti mampu merepresentasikan Jawa Timur. “Selain itu, Beliau juga tokoh nasional. Sangat capable di bidang kepakarannya. Selama memimpin MK sebagai Lembaga Negara, Beliau juga dianggap sukses dan reputasinya juga belum ternoda. Jadi, layak kiranya apabila Beliau diberikan kesempatan untuk memimpin Jawa Timur. Logikanya begini, apabila memimpin lembaga negara saja amanah, maka pasti dalam memimpin Jawa Timur kelak jauh lebih amanah,” kata Rokim. Namun, Pria yang juga Dekan Fisip Universitas Trunojoyo Madura tersebut memandang proses pencaguban Mahfud MD akan mendapatkan sedikit kendala. “Kendalanya adalah apakah Beliau mau atau tidak. Jika mau, maka menurut saya pantas untuk diberi kesempatan. Beliau saat ini sedang populer dan berada dalam posisi bagus dalam soal reputasi. Itu modal yang kuat untuk menarik perhatian publik,” jelasnya. “Sejujurnya, Beliau juga paket lengkap loh. Baik dari sisi reputasi, kompetensi, popularitas, dan juga kultural ini semua dimiliki oleh Beliau. Tinggal sekarang bagaimana partai-partai inisiator poros tengah memandang hal tersebut,” tambah Rokim. Di sisi lain, dalam berbagai kesempatan, La Nyalla masih sangat optimis bahwa dirinya bakal mendapatkan rekom dari Partai Gerindra dan menjadi Cagub Jatim. "Sudahlah, saya ini yang akan menang. Waktu itu ditawari jadi Cawagub saja saya nggak mau," katanya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan…

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana  ‎

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN — Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiono, menegaskan dugaan penahanan ijazah eks karyawan CV sukses jaya abadi tidak dap…

DPRD Soroti Kinerja OPD Kota Madiun, Sejumlah Target LKPJ 2025 Tak Tercapai ‎

DPRD Soroti Kinerja OPD Kota Madiun, Sejumlah Target LKPJ 2025 Tak Tercapai ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:40 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - DPRD Kota Madiun mencatat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) belum memenuhi target kinerja dalam Laporan Keterangan P…

Antisipasi Kekeringan 2026, Pemkab Lamongan Jaga LTT dan Irigasi

Antisipasi Kekeringan 2026, Pemkab Lamongan Jaga LTT dan Irigasi

Rabu, 22 Apr 2026 13:08 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com,  Lamongan - Memasuki musim kemarau pasti tidak jauh dari kondisi kekeringan hingga banyak meresahkan warga terkait krisis air hingga masalah …