KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Daop 7 Madiun resmi memulai kegiatan Medical Check Up (MCU) rutin bagi seluruh jajaran pekerja. SP/ LESTARIONO
Daop 7 Madiun resmi memulai kegiatan Medical Check Up (MCU) rutin bagi seluruh jajaran pekerja. SP/ LESTARIONO

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya. Sebagai langkah nyata, Daop 7 Madiun resmi memulai kegiatan Medical Check Up (MCU) rutin bagi seluruh jajaran pekerja.

Hal itu di sampaikan Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan untuk memastikan setiap insan KAI dalam kondisi fisik dan mental yang prima.

"Kesehatan pekerja adalah aset utama perusahaan. Dengan tubuh yang sehat, para pekerja dapat menjalankan tugas dengan produktif, fokus, dan yang terpenting, memberikan pelayanan terbaik serta menjamin keselamatan perjalanan kereta api. MCU ini tidak hanya diikuti oleh para pekerja namun level manajemen hingga Kepala Daerah Operasi pun wajib mengikuti MCU," ujar Tohari, Rabu (22/04/2026).

Untuk memudahkan aksesibilitas, pelaksanaan MCU kali ini tersebar di beberapa titik strategis di wilayah kerja Daop 7 Madiun, di Klinik Mediska Madiun (Lokasi Lama), Klinik Mediska Blitar, Klinik Mediska Kertosono dan Laboratorium Sima Kediri

Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif melalui alur pelayanan yang terstruktur, dimulai dari pendaftaran, pengambilan sampel darah dan urin, pemeriksaan tanda-tanda vital, hingga pemeriksaan penunjang seperti EKG (jantung), visus (mata), radiologi, serta konsultasi langsung dengan dokter. 

Untuk para Awak Sarana Perkeretaapian yang dinperiksa secara intensif yakni, Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Teknisi KA, Polsuska, Petugas Pengatur Perjalanan (PPKA), hingga Kepala Stasiun mendapatkan pemeriksaan audiometri dan narkoba.

Lebih jauh Tohari menjelaskan bahwa MCU bukan sekadar formalitas, melainkan alat deteksi dini (preventif) yang sangat krusial, adalah:

1. Deteksi Dini Penyakit, yang berpotensi penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi, sebelum gejala muncul penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien.

2. Evaluasi Menyeluruh, dengan memantau fungsi organ vital yaitu, jantung, paru-paru, hati, dan ginjal secara berkala.

3. Kesehatan dan Produktivitas, guna memastikan pekerja dalam kondisi fit guna mengurangi risiko absen akibat sakit serta menilai pengaruh lingkungan kerja terhadap kesehatan karyawan.

4. Data Medis ini memberikan kepastian kesehatan berdasarkan data ilmiah, bukan sekadar perasaan sehat, sehingga pekerja lebih bijak dalam memilih gaya hidup sehat.

Untuk pemeriksaan Rutin Medical Check Up, dilakukan secara rutin setiap 6 hingga 12 bulan sekali saat tubuh dalam kondisi stabil agar hasilnya mencerminkan kondisi kesehatan yang sebenarnya.

"Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi panduan bagi perusahaan dan pekerja untuk melakukan tindakan pencegahan atau pengobatan yang sesuai, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang sehat, sehingga standar keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan tetap terjaga di level tertinggi," pungkas Tohari dalam relis tertulisnya. les

Berita Terbaru

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan pemeriksaan konfrontir kasus tambang ilegal di lahan …

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pengadilan Negeri Kota Madiun melaksanakan eksekusi lahan dan bangunan TK Masyithoh yang berada di Kota Madiun, Selasa (12…

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Bali - Adanya fasilitas air bersih yang layak dan memiliki akses mudah di suatu daerah, menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi demi…

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…