Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dari Dinas Pertanian Sumenep meninjau salah satu pengembangan usaha pertanian yang dilakukan oleh kalangan melenial di wilayah itu. SP/ SMP
Petugas dari Dinas Pertanian Sumenep meninjau salah satu pengembangan usaha pertanian yang dilakukan oleh kalangan melenial di wilayah itu. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan penyertaan modal melalui Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar. Dimana, program tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha pertanian di lahan kering yang selama ini membutuhkan tambahan permodalan.

 

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menjelaskan, di Sumenep, lahan pertanian warga terdiri atas lahan sawah, perbukitan dan ladang. Sehingga, adanya penguatan permodalan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor riil, khususnya pertanian dan usaha kecil menengah.

 

 

"Yang membutuhkan dukungan ekstra dari Pemkab Sumenep ada di lahan-lahan perbukitan dan ladang yang membutuhkan pengairan. Karena itu, pengembangan usaha sektor pertanian melalui penyertaan modal di di BPRS ini, kami arahkan untuk mendukung pengembangan usaha sektor ini. Nilai total penyertaan modal yang kami sediakan sebesar Rp3,2 miliar dan pembiayaan akan menyasar petani individu maupun kelompok tani, termasuk korporasi petani, ujarnya, Rabu (22/04/2026).

 

Semetara iru, terkait penyertaan modal ke BPRS Bhakti Sumekar itu, bukan dari APBD Pemkab Sumenep, akan tetapi dari APBN. Dan kabar baiknya, Pemkab Sumenep terpilih sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur yang mendapatkan dukungan anggaran pengembangan usaha pertanian melalui program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP).

 

"HDDAP ini merupakan program pengembangan pertanian yang membawa pendekatan komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan, penerapan teknologi tepat guna, hingga pengembangan rantai nilai produk hortikultura," katanya, menjelaskan. sm-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…