Google Menghentikan Penyebaran Berita Hoax

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Internet sudah terlalu banyak terisi dengan situs berita palsu yang memberikan informasi hoax. Google pun berusaha untuk menghentikan penyebaran berita ‘sampah’ yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Perusahaan teknologi raksasa ini akan memblokir situs yang menutupi negara asalnya, agar tidak muncul pada kolom pencarian Google News. Peraturan ini muncul pada panduan terbaru dari Google. Di situ tertulis, konten yang ingin ditampilkan di Google News harus mematuhi hal berikut: “Semua situs yang terdapat di Google News tidak boleh salah menggambarkan dan menyebutkan serta menyembunyikan informasi terkait kepemilikan atau tujuan utama, atau terlibat dalam kegiatan terkoordinasi untu menyesatkan pengguna. Ini termasuk situs-situs yang menyembunyikan negara asal mereka dan mengarahkan pengguna ke negara lain di bawah premis palsu.” Perubahan ini terlihat kecil, tapi dampaknya sungguh besar. Dengan tidak menyertakan situs yang menyembunyikan negara asalnya, Google secara efektif mengubur berita-berita palsu dan mengurangi penyebarannya. Idealnya, pengguna internet hanya akan mendapatkan berita dari sumber yang terpercaya. Namun, seperti yang kita tahu, media sosial seperti Facebook, membuat hal ini sulit dilakukan. Bahkan, pembaca paling kritis pun jadi sulit membedakan mana yang benar dan salah karena membanjirnya informasi. Perang Google dengan situs-situs yang tidak jujur ini sangat membantu mencegah penyebaran berita hoax. Sebagai contoh, publikasi Rusia yang dioperasikan oleh para propagandis yang berisi berita palsu namun seolah-olah itu berasal dari dokumen resmi Amerika Serikat, akan hilang dari jangkauan online. Langkah ini tidak mengejutkan, mengingat mesin pencari Google merupakan sumber utama akses informasi bagi banyak orang di internet. Meksipun Google Search pada dasarnya hanyalah saluran di mana arus informasi mengalir, namun jangkauannya yang masif mengharuskan Google untuk bertanggung jawab atas penyebarannya. Ia harus mengkurasi konten dari sumber-sumber yang tidak jujur. Ini tidak akan terjadi dalam semalam. Namun, dengan peraturan baru ini, dan adanya fitur Fact Check, akan mengarahkan Google pada misi awalnya. Yaitu, “mengelola informasi di dunia dan membuatnya mudah diakses serta bermanfaat”.
Tag :

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…