SUABAYA PAGI.COM, Blitar- Guna mengurangi dan menekan kecelakaan yang rata-rata korbanya adalah siswa -siswi pelajar usia antara 16-17 tahun, Rabu (3/1/2018) Polres Blitar gelar razia para pelajar. Razia yang dilakukan di wilayah Jalan Raya Kalipang Kec.Sutojayan Kab.Blitar ini, dipimpin langsung Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya SH.S.Ik, didampingi Kasat Lantas AKP Argya Bhawana.
Dalam Razia tersebut petugas Polres Blitar menindak secara langsung (tilang) sehingga ratusan motor diamankan petugas. Melihat pelanggaran yang dilakukan ratusan pelajar, AKBP Slamet Waloya sempat geleng-geleng kepala.
“Kami melakukan razia ini, untuk menekan terjadinya kecelakaan sedini mungkin,selain kasihan terhadap generasi penerus bangsa ini. Karena angka kecelakaan cukup mencengangkan. Untuk kurun waktu satu tahun di tahun 2017, angka kecelakaan yang mengakibatkan MD ( meninggal dunia) sangat tinggi,” tegas Slamet.
Dalam razia ini, pelanggaran para pelajar di antaranya, tanpa memiliki SIM, ada pula tanpa dilengkapi surat-surat motor, juga banyak para pelajar tak memakai helm. Bahkan ada puluhan pelajar berboncengan motor tiga orang tanpa mengenakan Helm, juga ada motor yang sudah di modifikasi sedemikian rupa.
Masih menurut AKBP Slamet Waloya SH.S.IK, angka kecelakaan pada kurun waktu tahun 2107 di kalangan pelajar cukup tinggi. Selama tahun 2017 telah terjadi kecelakaan sebanyak 119 yang melibatkan paelajar, dalam kecelakaan tersebut yang meninggal dunia sebanyak 22 pelajar, sedang untuk tersangka kecelakaan dari kalangan pelajar ada 55 tersangka.
”Jadi ini perlu mendapat perhatian tersendiri, untuk itu saya menghimbau dan mengharapkan, seluruh para orang tua pelajar untuk diperhatikan hal ini. Kasus ini tidak main-main, maka hari ini saya melakukan razia, kita secepatnya koordinasi dengan berbagai pihak,” papar Kapolres Blitar.
Sementara itu Pihak Kepala Kantor Dinas dan Pendidikan Kab.Blitar, Drs. Budi Kusuma, berterima kasih kasih atas kepedulianya Polres Blitar. “Sudah kita sampaikan, kepada para orang tua, melalui Komite, agar putra putrinya diantar ke sekolah bila naik motor. Kami bisanya hanya menghimbau, kepada para orang tua siswa siswi, “ jelas Budi Kusuma, saat ditemui di kantornya kemarin.
Menurut Kasat Lantas AKP Argya Bhawana, pihaknya akan terus melakukan pemantau di setiap sekolah yang rata rata siswa pelajar SMP dan SMA setiap saat. les
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB
Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB
SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…
Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB
Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…
Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB
Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB
SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…
Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB
Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…
Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB
Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…
Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB
Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB
Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…