Berusaha Lepas Dari Imej Artis Cilik, Aldi Eks CJR Coba Cover Lagu di Youtu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Memulai karir sebagai seorang artis cilik membawa suka dan duka tersendiri bagi publik figur. Meski merasakan popularitas sejak kecil namun mayoritas justru merasa kesulitan kala harus melepas imej anak-anak yang melekat pada dirinya. Salah satu yang mengalami hal tersebut adalah Aldi Maldini, eks personil CJR. Pernah mencicipi ketenaran semasa muda, kini Aldi mengaku cukup kesulitan pasca lepas dari CJR yang telah membesarkan namanya. Untuk itu, ia pun membuat sebuah akun di Youtube dengan identitas barunya, Aldi Maldini. Melalui platform tersebut, Aldi mencoba mengcover beberapa lagu dengan harapan bisa dikenal orang sebagai Aldi "yang baru". "Yaitu dia, itu dia yang susah semenjak jalan sendiri, awalnya emang susah. Caranya kita bisa ngecover lagu di Youtube. Dengan lagu Aldi Maldini sudah lebih dari 10 cover orang akan terbiasa, itu salah satu trik kita jadi terbiasa. Dan nanti Aldi akan dikenal bukan dengan CJR lagi," jelas Aldi Maldini, saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (10/1). Meski kerap disangka masih anak-anak, Aldi mengaku tak pernah merasa kesal. Meski kerap dianggap sebagai anak kecil hingga kini, Aldi mengaku tak pernah merasa kesal. Ia justru sadar, semua hal tersebut butuh proses yang sangat panjang. Terlebih, hampir semua artis cilik pernah mengalami fase-fase tersebut. "Biasa aja lah, emang pertama kali saya di dunia entertainment masih kecil jadi orang. Kayak Joshua Suherman kan orang inget dia masih lagu lagu Diobok-obok aja sampe sekarang walaupun udah gede. Susah emang, tapi nanti akan sendirinya ilang," ujarnya bijak. Melalui penampilan, kualitas vokal bahkan cara membawakan lagu, Aldi perlahan merebranding dirinya sebagai artis remaja pop masa kini. Saat ini, diakui oleh Aldi, beberapa fans yang menjumpainya sudah menyebut dirinya dengan nama Aldi Maldini. "Sekarang udah lumayan enak lah. Beberapa kali ketemu orang di jalan manggilnya udah 'Aldi Maldini'," pungkasnya. (kl/okt)
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…