Mahasiswa Lincoln University Belajar Memasak Makanan khas Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sebanyak 18 mahasiswa asal Lincoln University New Zealand yang sedang mengikuti Program Inbound Exchange di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair), diajarkan pengalaman dan keterampilan baru yakni memasak makanan khas Indonesia di Sages Institut, Senin (8/1/2018). Belasan mahasiswa yang berasal dari fakultas Commeers and Agrobisnis Culture itu, sesampainya di institut yang berada di jalan Mayjend Sungkono Surabaya dengan menggunakan bus, langsung diajak ke dapur. Dan tampaknya mereka sangat bersemangat ingin segera praktik dan mencicipi tiga resep yang diberikan salah satu Chef yang mengajarkannya memasak. "Hari ini kita bakal memasak tiga masakan tradisional Indonesia. Yang khas. Ada sambal bawang, nasi goreng, dan pepes,” sambut Chef Achmad Taufik. Dalam mempraktikan meramu bahan-bahan yang disediakan, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok berisi dua orang. Seorang dari mahasiswa Lincoln University dan seorang dari Unair. Namun, Meski bahan-bahan dan panduan memasaknya lengkap di meja setiap kelompok, keraguan dan canggung peserta masih saja terlihat. Sebab, bagi mereka, selain bahan-bahannya yang baru dikenali, cara memasak dengan memanfaatkan daun pisang menjadi hal luar biasa yang mereka temui. ”Ini sangat menakjubkan dan menyenangkan. Masakan yang kita praktikan ini belum kita temui di negara kami," ujar Rachiel, salah seorang mahasiswa Lincoln University. Meski sudah mencicipinya, Rachiel tetap mendapatkan kesan yang berbeda saat menikmati masakan Indonesia yang lain. Sebab, menurut dia, masakan Indonesia sangat variatif. Selain itu, bumbunya sangat terasa jika dibandingkan dengan masakan di New Zealand. ”Bumbunya bermacam-macam. Juga bercampur dari banyak jenis bumbu. Sangat terasa. Berbeda dengan di negara saya,” ungkap perempuan pirang itu. Sambil membolak-balikan nasi goreng masakannya. Juga terlihat beberapa peserta laki-laki sangat antusias. Kepala Kemahasiswaan dan Hubungan Masyarakat Victor M. Manaf saat membuka cooking class juga memberikan semangat kepada mahasiswa universitas Lincoln, "Ayo semangat, silahkan memasak dan kita tunggu hasil masakan kalian," ungkapnya. Selain mahasiswa, Dekan Faculty of Agribusiness and Commerce Lincoln University Prof. Dr. Hugh Bigsby sangat serius mengikuti kelas memasak itu. Tangannya cukup terampil mencacah bawang merah dan putih serta cabai. Termasuk saat menuang minyak dan menaburkan bumbu-bumbu perasa. "Ini sangat asyik, kita kalau dirumah jarang masak lho," candanya. Sementara itu, Ketua Panitia Program inbound exchange Tika Widiastuti, SE.,M.Si., mengungkapkan mereka mengikuti program ini selama dua minggu. Dan sebelum cooking class, tadi pagi mereka mengikuti kelas kuliah di fakultas. "Setelah dari sini nanti para mahasiswa kita ajak ke Konsulat Jenderal New Zealand di Surabaya. Jadi, selain kegiatan non-akademik kita juga mengajak dan mengenalkan mereka latihan menari tradisional, mencoba permainan-permainan tradisional, dan mempelajari konstruksi atau arsitek budaya Indonesia,” terangnya.(bjt/cr)
Tag :

Berita Terbaru

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus berupaya merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…