Banjir Lumpur di Jember, Ratusan Rumah dan Ponpes Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Ratusan rumah dan pondok pesantren di Kecamatan Bangsalsari dan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur diserbu banjir, Rabu (17/1/2018) malam. Banjir terjadi sekitar pukul sepuluh malam. "Hujan terjadi sejak pukul 12 siang dengan intensitas sedang di daerah hulu. Nah, pukul delapan malam, hujan turun dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah.Satu jam kemudian, air bercampur lumpur mulai masuk ke rumah warga," kata Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Widi Prasetyo, Kamis (18/1/2018). Lokasi banjir pertama di Dusun Gadungan RT 01/ RW 14, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul. Ada 20 rumah dan dua musala kemasukan air bercampur lumpur dengan ketinggian 30-50 centimeter. Banjir menyebabkan kemacetan sepanjang 1,5 kilometer di jalan raya Tanggul. Banjir terparah lainnya di Kecamatan Bangsalsari. Ada 43 rumah yang terendam air lumpur setinggi 30-100 centimeter di Dusun Krajan, Desa Tisnogambar. Sementara itu, di Dusun Kedung Suko, Desa Sukorejo, sebuah pondok pesantren disergap banjir setinggi 80-100 centiemter yang mengakibatkan pagar pembatas di bagian belakang pondok sepanjang sembilan meter roboh. "Plengsengan sungai di belakang pondok sepanjang 50 meter ambrol. Seratus santri terpaksa diungsikan," kata Widi. Hal serupa terjadi di Dusun Krajan, Desa Bangsalsari. Tembok Pondok Pesantren ArRosyid sepanjang enam meter jebol dan 70 orang santri diungsikan. Sementara itu, 12 rumah terendam. Evakuasi warga juga dilakukan di Dusun Sumber Gebang RT 02/ RW 04, Desa Sukorejo. Sebelas rumah terendam air ketinggian 100-120 centimeter dan 25 orang warga harus diselamatkan. Di Dusun Tegal Gebang RT 01/ RW 18, Desa Sukorejo, 20 orang terpaksa dievakuasi setelah sembilan rumah terendam air setinggi 100-120 centimeter. Terakhir di Dusun Karang Semanding, Desa Sukorejo, ada 69 rumah terendam air setinggi 30-50 centimeter. Tim Reaksi Cepat BPBD langsung bergerak. Bersama warga, mereka membersihkan musala dan pondok. Air disedot agar banjir segera reda. "Mengingat pada hari ini terdapat beberapa kejadian bencana dalam waktu bersamaan, proses penanganan menjadi agak terlambat," kata Widi. (bj/irs)
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…