Gresik Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Jelang HUT ke-52 Pemkab

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Fandi Akhmad Yani saat menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Rabu (25/2). SP/M Aidid
Bupati Fandi Akhmad Yani saat menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Rabu (25/2). SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kabupaten Gresik, kabar membanggakan datang dari ajang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026. Gresik masuk dalam 35 daerah di Indonesia yang menerima penghargaan kinerja pengelolaan sampah dengan predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Rabu (25/02). Selain trofi penghargaan, Gresik juga memperoleh dukungan operasional berupa tiga unit motor sampah untuk memperkuat layanan kebersihan di lapangan.

Bupati Yani menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini sebagai kado istimewa bagi masyarakat Gresik di momentum hari jadi daerah.

“Alhamdulillah, bertepatan dengan HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi ke-539, kita mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup. Ini hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi menjadi bukti tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Ia juga mengajak warga untuk terus mendukung gerakan pengelolaan sampah sejalan dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto melalui semangat ASRI (aman, sehat, resik, dan indah).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara ketat terhadap 420 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Tidak ada daerah yang meraih predikat Pengelolaan Sangat Bersih (Adipura Kencana) maupun Pengelolaan Bersih (Adipura). Hanya 35 daerah yang berhasil memperoleh Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih, dan Gresik menjadi salah satunya.

Capaian ini didukung penguatan kebijakan dan anggaran pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Pemkab Gresik juga memperkuat kelembagaan UPTD TPA melalui kolaborasi dengan BUMD dan sektor swasta, termasuk kerja sama pengolahan Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif bersama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Di sisi infrastruktur, Gresik telah memiliki dua TPST berbasis Material Recovery Facility (MRF), mengoperasikan TPS 3R, serta membina Bank Sampah Induk dan Bank Sampah Unit di berbagai kecamatan dan desa. Skema ini mendorong penerapan ekonomi sirkular serta pengelolaan sampah berbasis kolaborasi.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan bahwa timbulan sampah nasional saat ini mencapai sekitar 141 ribu ton per hari. Sepanjang 2025, tingkat pengelolaan sampah nasional meningkat dari 10 persen menjadi 25 persen. Pemerintah menargetkan pada 2026 angka tersebut dapat mencapai 57,3 persen melalui optimalisasi fasilitas yang telah dibangun.

Ia juga menegaskan pentingnya penanganan sampah dari hulu melalui edukasi dan penguatan budaya pemilahan sampah, serta penegakan hukum sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh masyarakat Gresik untuk terus menjaga lingkungan, sehingga daerah semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan. did

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…