Robot Jack Ma Tantang Kecerdasan Manusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Capaian itu menunjukkan potensi besar AI dalam memajukan sistem otomatisasi dan robot. Dengan rancangan yang rumit, AI mampu menjawab pertanyaan sulit dan menyelesaikan masalah. Pada masa depan, bukan mustahil robot akan menduduki posisi penting dalam menangani isu sosial, politik, hingga manajemen krisis. Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berkembang sangat pesat. Kini, AI bahkan berhasil mengalahkan manusia dalam tes bacaan komprehensif. Dalam kuis The Stanford Question Answering Dataset (SQuAd), AI rancangan Alibaba meraih nilai 82.440, lebih tinggi 136 poin dibanding hasil tes manusia. Pada tes SQuAD itu, selain Alibaba, beberapa perusahaan teknologi yang turut serta adalah Microsoft, Tencent, Samsung, Facebook, Google, dan IBM. Perserta lain adalah firma riset Salesforce Research, Allen Research Institute, hingga Universitas Peking. Mereka ditantang untuk membangun AI dengan kemampuan membaca yang sangat baik sehingga dapat menjawab setiap pertanyaan yang ada. Dalam pengumuman hasil ujian dirilis rajpurkar.github.io, Alibaba yang melakukan tes pada 5 Januari lalu memperoleh nilai 82.440. Adapun Microsoft yang menjalani tes dua hari sebelumnya memperoleh nilai tertinggi, yakni 82.650. Ini merupakan kali pertama AI mampu mengalahkan manusia dalam kontes bacaan komprehensif. “Dataset bacaan komprehensif SQuAD terdiri dari 100.000 tanya jawab dalam 500 artikel yang diambil dari berbagai sumber seperti Wikipedia. Jawaban dari ujian itu langsung didasarkan pada isi wacana,” ungkap Fakultas Ilmu Komputer Universitas Stanford dalam dokumen yang dirilis web.standford.edu. SQuAD merupakan satu dari sekian tes tanya jawab yang menguji kemampuan AI dalam memahami bahasa manusia sehingga diharapkan dapat bermanfaat di dunia nyata. Dalam proyek itu, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Stanford menggunakan model sederhana namun jenis wacana yang diujikannya beragam. yn
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…