Dorong Berkembangnya Pertanian Modern, Disnakwan Bantu Pupuk Organik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pengelolaan pertanian secara modern di Lamongan sudah cukup besar manfaat yang dirasakan oleh petani. Dan hal yang demikian ini terus digenjot, bahkan dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwan) terpanggil untuk ikut serta, dengan memberikan bantuan pupuk organik yang akan disebar di 12 Kecamatan. Sekretaris Disnakwan Bruno D Bu'u didampingi Kabid Bina Usaha S.Sumarsono, menyebutkan dinasnya tengah menyiapkan pupuk organik untuk disebar di 12 kecamatan di wilayah Lamongan. Ke 12 Kecamatan tersebut, diantaranya Kecamatan Sukorame, Bluluk, Ngimbang, Sambeng, Mantup, Sugio, Kedungpring, Modo ,Laren, Solokuro, Paciran dan Brondong. Pemberian bantuan pupuk organik ini lanjut Bruno, sebagai upaya Disnakwan mensukseskan pertanian, khususnya pertanian jagung untuk bisa meningkatkan produktivitas hingga mencapai 10 ton per hektarnya. "Untuk mencapai produktivitas jagung hingga 10 ton perhektar membutuhkan ketersediaan pupuk yang memadai," kata Bruno. Di sisi lain di Lamongan memiliki kawasan percontohan pertanian organik, kawasan ini tidak sama sekali menggunakan pupuk kimia. Kondisi tersebut maka dari itu Disnakwan menyiapkan ketersediaan pupuk organik di 12 kecamatan untuk mendukung pertanian tersebut. Pupuk organik sendiri lanjut Bruno, akan didapat dengan menerapkan siklus Zero Waste Tersapu Jagat, atau ternak sapi unggul jagung meningkat, baik limbah kotoran ternak maupun sisa pertanian bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan bahan pakan. Tersapu Jagat sendiri merupakan siklus pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan secara tuntas, sehingga tidak ada limbah yang mengotori lingkungan. Ditambahkannya, Pertanian jagung kini sedang berkembang pesat, demikian pula peternakan, maka untuk menjaga ketersediaan pupuk organik Disnakwan melakukan pembinaan dan memberikan bantuan peralatan terhadap kelompok ternak (Pokter) untuk mengolah kotoran ternak sapi dan limbah jagung menjadi pupuk organik. "Kita berikan kelompok peternak alat untuk mengelolah kotoran ternak sapi dan limbah jagung menjadi pupuk organik," pungkasnya. jir
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…