Sempat Diancam Agar Tak Lapor Guru

Tragis, Siswa Kelas 5 SD di Kota Kediri Berani Aniaya Teman Hingga Tendang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Terungkapnya kasus pengeroyokan siswa kelas 5 SD di SD Pakunden 1 Kota Kediri hingga mengakibatkan korban TH (12) masuk ICU RS Bhayangkara, usai keluarga korban melapor ke Polresta Kediri. Laporan polisi baru dilakukan seminggu setelah kejadian karena sebelumnya korban mendapat ancaman dari sejumlah pelaku pengeroyokan. "Korban tak berani lapor karena mendapat ancaman agar tidak menyampaikan ke guru. Kebetulan keesokan harinya korban tidak masuk sekolah, kemudian dibawa ke Puskesmas. Karena tidak sembuh-sembuh, akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri. Baru tadi malam orang tuanya melapor," kata Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi, Jumat (26/1/2018) malam. Informasi dilapangan, pengeroyokan terjadi di lingkungan sekolah, pada Kamis (18/1/2018) lalu. Motif pengroyokan karena korban terlibat cek cok dengan sejumlah pelaku saat bermain sepak bola. Pengroyokan dipicu saat korban melakukan gol bunuh diri saat bermain sepak bola dengan teman sekelasnya. Karena kecewa akhirnya teman-teman korban memukul hingga menendang alat vital korban dan menginjak-injaknya. Akibatnya, beberapa hari setelah kejadian korban mengeluh sakit di kepala bagian belakang, tangan serta alat vitalnya. Kini korban harus menjalani perawatan di Ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri karena mengalami kesulitan berbicara hingga kedua tangannya lemas kesulitan untuk digerakan. "Korban saat ini masih terus menjalani perawatan di ruang ICU RS Bhayangkara," imbuh AKBP Anthon Haryadi di rumah sakit. Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri, Cepy Ning Suyudi mengatakan, dari laporan pihak sekolah, korban memang ditendang oleh dua teman sekelasnya. Bahkan, keluarga korban dan pelaku sudah dimediasi oleh pihak sekolah. "Setelah kejadian itu sudah didamaikan. Orang tua juga sudah menerima. Hanya karena tidak tahunya karena awal pemeriksaan di Puskesmas di cek normal dan ternyata demamnya justru berlanjut hingga tadi malam hingga korban masuk ICU," jelas Cepy. Dari kejadian ini, penyidik Polresta Kediri akan mengirimkan surat panggilan kepada guru SDN Pakunden 1 Kota Kediri untuk dimintai keterangan. Terutama adalah wali kelas 5 dan saksi dari guru lainnya. Selain itu, petugas juga akan meminta klarifikasi kepada pelaku. Pasalnya, petugas ingin menyelidiki keteledoran guru pengajar karena adanya kejadian tersebut. Sesuai data awal petugas, ada tiga nama terlapor yang melakukan aksi penganiayaan itu. Can
Tag :

Berita Terbaru

Diikuti 2.650 Siswa, TKA SMP Kota Mojokerto Resmi Berakhir 16 April

Diikuti 2.650 Siswa, TKA SMP Kota Mojokerto Resmi Berakhir 16 April

Kamis, 16 Apr 2026 16:07 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) jenjang SMP di Kota Mojokerto resmi berakhir pada Kamis (16/04/2026). Total sebanyak…

Usung Energize, Elevate, Empowe, ​Rakerwil APJII Jatim 2026 Dorong Internet Jadi Objek Vital Nasional

Usung Energize, Elevate, Empowe, ​Rakerwil APJII Jatim 2026 Dorong Internet Jadi Objek Vital Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2026 di Hotel …

Sambut Bulan Muharram, Pemkab Ponorogo Siapkan Gelaran ‘Mantu Geden’

Sambut Bulan Muharram, Pemkab Ponorogo Siapkan Gelaran ‘Mantu Geden’

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menyambut gelaran “mantu geden” di bulan Muharram, yakni Grebeg Suro, Pemkab Ponorogo Ponorogo, Pemerintah Kabupaten (…

KPK Periksa Dirut BUMD hingga Camat Taman, Pengembangan Kasus OTT Maidi Terus Bergulir   ‎

KPK Periksa Dirut BUMD hingga Camat Taman, Pengembangan Kasus OTT Maidi Terus Bergulir  ‎

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang …

Longsor Dekat Bendungan Tugu Picu Akses Jalur Ponorogo-Trenggalek Lumpuh Total

Longsor Dekat Bendungan Tugu Picu Akses Jalur Ponorogo-Trenggalek Lumpuh Total

Kamis, 16 Apr 2026 14:07 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Trenggalek diterjang material longsor…

Pemkab Jombang Anggarkan Rp18 Miliar Seragam Gratis, Ada Tambahan 1 Setel Seragam Pramuka

Pemkab Jombang Anggarkan Rp18 Miliar Seragam Gratis, Ada Tambahan 1 Setel Seragam Pramuka

Kamis, 16 Apr 2026 13:56 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur telah mengalokasikan anggaran hingga total Rp18…