Kader NasDem Kota Madiun Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo, Bantah Isu Merger dengan Gerindra

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kader Partai Nasdem memprotes pemberitaan majalah Tempo.
Kader Partai Nasdem memprotes pemberitaan majalah Tempo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kader Partai NasDem Kota Madiun menyampaikan keberatan atas pemberitaan Majalah Tempo yang terbit beberapa hari lalu. Mereka menilai isi pemberitaan yang menyatakan isu penggabungan atau merger antara partai Nasdem dengn Partai Gerindra tidaklah benar.

‎“Isu NasDem akan bergabung dengan Gerindra itu tidak benar. Itu hanya asumsi sepihak tanpa konfirmasi, tapi sudah mengarah pada penghinaan terhadap partai kami,” ujar Amanto Ketua DPD Partai Nasdem Kota Madiun Rabu(15/4/2026).

‎Ia menyampaikan bahwa seluruh kader NasDem, khususnya di Kota Madiun, tidak akan tinggal diam ketika kehormatan partai dan Ketua Umum disudutkan. Menurutnya, framing yang dibangun dalam pemberitaan tersebut seolah menggambarkan NasDem sebagai alat bisnis, sesuatu yang dinilai merendahkan dan menyesatkan.

‎“Kami berdiri hari ini untuk menjaga kehormatan partai yang kami cintai. NasDem bukan perusahaan, Nasdem adalah gerakan perubahan, perjuangan ini dibangun dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap pihak yang menyerang Ketua Umum NasDem berarti berhadapan dengan seluruh kader di Indonesia.

‎“Di Madiun, kami solid, loyal, dan tidak akan membiarkan kehormatan kami diinjak-injak,” imbuhnya.

‎Selain itu Amanto juga menyoroti judul pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyesatkan dan menggiring opini. Mereka menilai hal tersebut sebagai bentuk framing yang tidak mencerminkan prinsip etika jurnalisme.

‎“Kami tidak anti kritik, tapi kami menolak jurnalisme yang tidak objektif dan tidak berimbang. Jika media kehilangan etika, maka kami punya kewajiban moral untuk meluruskan,” tegasnya lagi.

‎Dalam pernyataannya, Amanto juga menyampaikan tuntutan tegas kepada Majalah Tempo agar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka serta memperbaiki pemberitaan yang dinilai keliru.

‎“Ini bukan ancaman, tapi sikap tegas kami dalam menjaga marwah partai,” katanya.mdn

Tag :

Berita Terbaru

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Perkembangan laptop menghadirkan berbagai pilihan dengan rentang harga yang cukup beragam. Hal ini membuat harga laptop ASUS terbaru tidak…

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyuguhkan banyak destinasi wisata favorit alam yang wajib dikunjungi, salah satunya Pantai…

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Madiun mulai menunjukkan tren positif dan dipenuhi…

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar…

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyusul kebijakan penertiban besar-besaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap praktik jual beli yang memakan badan…

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan kebijakan sweeping jam malam bagi anak-anak (remaja) yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00…