23 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara di Suriah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Suriah - Sebuah kelompok pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris melaporkan puluhan penduduk sipil terbunuh di luar Damaskus dalam serangan yang dipimpin pemerintah Suriah yang menargetkan daerah yang dikuasai pemberontak. Dilansir Aljazirah, Selasa (6/2/2018), serangan udara di Ghouta Timur, sebuah wilayah pinggiran ibu kota Suriah, menewaskan setidaknya 23 orang pada Senin. Setidaknya 70 orang juga terluka dalam serangan yang dilakukan pasukan Suriah dan Rusia tersebut. Dari jumlah korban tewas, sembilan warga sipil, termasuk dua anak-anak, tewas dalam serangan udara di sebuah pasar di kota Beit Sawa. Sementara enam warga sipil lainnya, termasuk satu anak tewas di kota Hazzeh. Media pemerintah Suriah juga mengatakan di Kota Tua Damaskus, yang dikendalikan oleh pemerintah, satu wanita tewas dan melukai tiga warga sipil lainnya. Ghouta Timur adalah benteng terakhir yang masih bertahan di dekat Damaskus dan telah berada di bawah pengepungan pemerintah sejak 2013. Akhir bulan lalu, aktivis Suriah menuduh pasukan Presiden Bashar al-Assad melanggar gencatan senjata yang diperantarai Rusia di wilayah tersebut. Serangan udara di Ghouta Timur terjadi di tengah laporan setidaknya 18 warga sipil terbunuh dan puluhan lainnya terluka dalam pengeboman pemerintah Suriah di provinsi Idlib utara, yang juga dipegang kelompok pemberontak. Komite Internasional Palang Merah di Suriah melaporkan fasilitas medis ditargetkan di Idlib dan kota Hama. "Dengan mayoritas rumah sakit tidak beroperasi lagi di wilayah ini, serangan terbaru ini akan menghilangkan puluhan ribu perawat yang menyelamatkan jiwa," kata ICRC. (bj/irs)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…