Malaysia Selidiki Kopi Durian Instan yang Diduga Mengandung Narkoba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sebanyak 7 orang di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit, setelah meminum kopi durian instan yang diduga mengandung narkoba. Kepolisian Malaysia menyatakan kopi-kopi tersebut didistribusikan oleh kelompok sindikat di klub malam lokal. Dilansir dari Straits Times, Selasa (6/2/2018), wakil kepala departemen tindak kriminal narkoba Bukit Aman, Datuk Kang Chez Chiang mengatakan uji laboratorium terhadap kopi durian instan menunjukkan bungkus telah dibuka dan disegel kembali. "Bungkus yang disegel kembali lebih berat 10 gram dibandingkan dengan berat aslinya," katanya dalam konferensi pers. "Kami meyakini bubuk kopi yang mengandung narkoba itu ditujukan ke tempat hiburan di Penang, tapi sindikat tersbeut membuangnya di sepanjang jalan karena takut dengan polisi," ucapnya. Polisi juga menyebut masyarakat yang mengambil paket kopi instan di jalan itu tidak mengetahui produk tersebut telah dirusak. "Bubuk kopi bisa saja dicampur dengan ketamine, sabu, atau ekstasi. Mungkin sindikat tersebut juga menetapkan harga untuk setiap campuran," ujarnya. Satu jenis obat yang dicampur dengan bubuk kopi bisa dijual dengan harga 200 ringgit atau Rp 700.000, dua campuran dihargai 300 ringgit atau Rp 1 juta, dan seterusnya. Kang menambangkan polisi masih menunggu hasil laboratorium, namun sudah dapat dipastikan minuman kopi yang ditemukan tidak memiliki kaitan dengan zat psikoaktif. Polisi juga belum mengetahui berapa banyak campuran obat yang terkandung dalam kopi durian instan. Sebelumnya, dua pengendara truk harus dibawa ke rumah sakit di Penang karena mengalami pusing dan mual, setelah meminum kopi yang diberikan oleh temannya. Kopi tersebut ditemukan di tempat sampah, di jalan. Sementara itu, lima orang lainnya, termasuk dua perempuan juga sakit setelah meminum kopi durian instan pada akhir Januari lalu. Seluruh korban diketahui minum kopi durian instan dengan merek yang sama. (kp/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…