Bocah Autis Berusia 7 Tahun Jadi Pelatih Yoga Termuda di China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Taizhou - Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun asal provinsi Zhejiang, China kini sudah dapat hidup mandiri lewat usaha kelas yoga yang ia buka. Buku tabungan miliknya saja sudah berisi lebih dari 100 ribu yuan atau setara dengan Rp 215 juta. Angka sebesar ini tentu cukup sulit didapat oleh seorang anak kecil. Terlebih lewat sebuah usaha yang ia rintis sendiri. Dikutip dari laman AsiaOne, Selasa (6/2/2018), sejak usia tiga tahun, Sun Chuyang atau Mike dari kota Taizhou, China sudah belajar yoga. Bocah laki-laki itu bahkan sudah memperoleh sertifikasi sebagai instruktur yoga. Bahkan, lewat keahliannya itu Chuyang dinobatkan sebagai guru yoga termuda di Negeri Tirai Bambu. Kini, lewat kelas yoga yang ia buka, Chuyang sudah dapat melatih lebih dari 100 orang. Kecintaan bocah tujuh tahun itu terhadap yoga dimulai dari kehendak sang ibu. Orang tua Chuyang sibuk dengan pekerjaan sehingga tak ada waktu untuk mengurusi putranya. Sejak saat itulah Chuyang jadi pendiam dan introvert dan kemudian didiagnosa menderita autisme. Untuk mengembalikan kondisinya seperti anak pada umumnya, ibu dari Chuyang mengambil kursus pelatihan yoga. Tak disangka, ternyata Chuyang sangat berbakat dalam olahraga tersebut. Pelatih dari Chuyang mengatakan, meski bocah itu tak banyak bicara, ia mudah mengingat setiap gerakan. Dua tahun berlatih, kondisi mental Chuyang semakin meningkat secara drastis. Banyak klub yoga lokal yang menawarkan pekerjaan sebagai pelatih bagi pemula -- tentunya digaji. Kini, Chuyang sudah dapat menghasilkan uang dan hidup mandiri lewat kelas yoga yang ia rintis sendiri. (lp/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…