Trump: Kalau Kita Tidak Mengubahnya, Lebih Baik 'Shutdown'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Washington DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku lebih memilih untuk menutup layanan pemerintahan federal atau shutdown, apabila Kongres tidak menyetujui kebijakan imigrasinya. "Jika kita tidak mengubahnya, mari kita shutdown. Kita akan melakukan shutdown, dan itu layak untuk negara kita," katanya. Dilansir dari BBC, Rabu (7/2/2018), Trump mungkin tidak akan memperpanjang tenggat waktu bagi perlindungan hukum terhadapimigran. Seperti diketahui, bulan lalu, pemerintahan AS sempat tutup di tengah kemacetan politik yang terjadi. Berbicara di depan panel penegakan hukum Gedung Putih, pada Selasa (6/2/2018), Trump mengatakan jika tidak ada perubahan terhadap aturan imigrasi, maka akan menjadi celah masuknya pembunuh. "Jika kita tidak mengubah aturan, jika kita tidak menyingkirkan celah di mana pembunuh masuk ke negara kita dan terus membunuh... jika kita tidak mengubahnya, mari kita shutdown," katanya. "Saya ingin melihat shutdown jika kita tidak menyelesaikan masalah ini," ucapnya. Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan ucapan Trump tidak mengindikasikan kemungkinan shutdown lagi. "Dia menginginkan kesepakatan jangka panjang dan kesepakatan mengenai imigrasi," katanya. Menurut Trump, kematian atlet sepak bola Amerika yang disebabkan oleh pengendara mabuk yang telah masuk ke AS secara ilegal menjadi titik kebutuhan reformasi imigrasi. Dua hari lagi merupakan tenggat waktu bagi pengesahan anggaran pemerintah sementara. Sementara, pada bulan lalu, pemerintahan administrasi Trump akan memberikan kewarganegaraan bagi dua juta imigran. Sebagai gantinya, Kongres menyetujui anggaran 25 miliar dollar AS untuk pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…