Komisioner Tinggi HAM PBB Bakal Jalankan Misi di Papua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, Zeid Ra'ad Al Hussein, menyatakan rasa terima kasih atas undangan pemerintah untuk mendiskusikan mengenai HAM di Indonesia. Hal ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memenuhi kewajiban atas HAM. JAKARTA, M. Burhanudin. "Semua negara memiliki kewajiban dan banyak negara yang telah mencapai hal-hal yang luar biasa. Undangan ini menandakan keterbukaan untuk melakukan dialog membangun dan menunjukkan kemauan Indonesia untuk bekerja sama guna memastikan dukungan dan perlindungan HAM bagi semua," kata Hussein, saat menggelar jumpa pers di kantor perwakilan PBB di Menara Thamrin, Jakarta Pusat. Dalam kunjungan selama tiga hari ke Indonesia, Hussein melakukan pertemuan dengan sejumlah aktivis HAM yang tergabung dalam beberapa organisasi untuk mendengar keluhan mereka tentang pelanggaran HAM di Indonesia. Setelahnya, Hussein bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendiskusikan isu HAM. Selain diundang ke Indonesia untuk membangun dialog, Hussein juga menerima undangan pemerintah untuk berkunjung ke Papua. Sebagaimana diketahui, wilayah tersebut kini tengah dilanda isu mengenai pelanggaran HAM. "Sehubungan dengan Papua, saya senang kami menerima undangan dari pemerintah untuk berkunjung. Saya pikir, penting bagi kami untuk pergi ke sana dan melihat sendiri," paparnya. "Kami memiliki mitra PBB yang telah melaporkan situasi di sana kepada kami, dan kami telah mendengar dari masyarakat sipil. Namun mendapat undangan langsung, menjadi suatu itikad baik dari pemerintah," lanjutnya. Hussein menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengirim misi ke Papua untuk menyelesaikan masalah ini. "Kami akan mengirim misi ke sana. Saya sendiri menginginkan rencana ini bisa sesegera mungkin. Tapi kami belum bisa katakan kapan waktunya karena hal ini tidak bisa diputuskan sendiri, harus bersama badan PBB lainnya dan pemerintah RI juga, tandasnya. 03
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…