Adik Kim Jong-un Ingin Dua Korea Bersatu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perempuan muda yang dijuluki “Ivanka Trump”-nya Korea Utara (Korut) ini merupakan orang pertama dari keluarga rezim Pyongyang yang berkunjung ke Korsel setelah Perang Korea. SEOUL, Kim Gyo Yul Adik pemimpin Korut Kim Jong-un, Kim Yo-jong, pulang ke negaranya menggunakan jet pribadi pada Minggu malam setelah tiga hari melakukan kunjungan sensasional ke Korea Selatan (Korsel). Adik penguasa Korut ini ingin agar dua Korea bersatu lagi di masa mendatang. Dia jadi sorotan dunia selama kunjungan tersebut dan dipandang sebagai sosok yang layak untuk melakukan negosiasi perdamaian guna mengakhiri tujuh dekade permusuhan. Jet pribadi yang jadi kendaraan pulang Kim Yo-jong dan paa pejabat Korut lainnya adalah jet pribadi Kim Jong-un. Kunjungan bersejarah Kim Yo Jong dan rombongannya di Korsel ditutup dengan menonton sebuah konser di Seoul bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Konser tersebut menyuguhkan orkestra kelompok seni yang dipimpin pentolan Moranbong, girlband Korut. Salah satu personel K-pop Girls Generation juga meramaikan konser dua negara itu. Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-yon juga menjamu para delegasi Korut dalam acara makan siang pada hari Minggu. Kantor Presiden Moon juga menyambut dengan jamuan makan malam. ”Sejujurnya, saya tidak tahu saya akan datang ke sini dengan begitu tiba-tiba, saya pikir semuanya akan aneh dan sangat berbeda, tapi saya menemukan banyak hal serupa,” kata Kim Yo-jong pada makan malam hari Minggu, yang dikutip kantor Presiden Moon. “Ini untuk berharap bisa melihat orang-orang yang menyenangkan (dari Korea Selatan) lagi di Pyeongchang dan mendekatkan masa depan di mana kita berada menjadi satu lagi,” lanjut Kim Yo-jong, seperti dikutip Sputnik. Korea Selatan menerima permintaan Korea Utara untuk mengangkut lebih dari 100 anggota rombongan atlet melalui laut, menggunakan kapal feri Mangyongbong-92. Langkah Seoul ini sebagai pengecualian terhadap sanksi maritim yang diberlakukan terhadap Korut sesuai resolusi DK PBB terkait ambisi program nuklir Kim Jong-un. Selama menghadiri upacara pembukaan Olimpiade di Pyeongchang, Korsel, adik penguasa Korut itu duduk beberapa meter dari Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Namun, mereka tidaka saling menyapa maupun berjabat tangan. 03
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…