PBB Kecam Israel karena Tahan Remaja Palestina Penampar Tentara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, NEW YORK - PBB melemparkan kecaman keras kepada Israel, karena masih menahan Ahed Tamimi, seorang remaja Palestina yang menampar wajah tentara Israel. PBB menyebut Israel telah melanggar Konvensi Internasional mengenai Hak Anak dengan menahan Tamimi. Tamimi akhirnya muncul di persidangan di pengadilan Israel, kemarin. Pakar PBB meminta pembebasannya, dengan mengatakan bahwa persidangan di masa depan harus diadakan sesuai dengan standar hukum internasional. "Konvensi tentang Hak-hak Anak, yang telah diratifikasi oleh Israel, dengan jelas menyatakan bahwa anak-anak bisa dirampas kebebasannya hanya sebagai upaya terakhir, dan hanya untuk jangka waktu yang sesingkat mungkin," kata Michael Lynk, pelapor khusus tentang situasi HAM di wilayah Palestina. "Tidak ada fakta dari kasus ini yang akan muncul untuk membenarkan penahanannya sebelum persidangan, terutama mengingat keprihatinan yang diungkapkan oleh Komite mengenai Hak Anak tentang penggunaan penahanan pra-peradilan," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (14/2). Tamimi berada di tahanan sejak dia dibawa dari rumahnya oleh tentara Israel pada Desember lalu. Saat ditangkap umur Tamimi masih 16 tahun. Pada awal Januari, Tamimi didakwa melakukan sejumlah pelanggaran berdasarkan hukum militer Israel, beberapa berasal dari insiden yang terjadi pada Desember, dan yang lainnya berasal dari bulan April tahun lalu. Pengadilan memutuskan bahwa dia harus tetap ditahan sampai akhir masa percobaannya, yakni pada awal Maret. (cr/sndo)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…