Tiongkok Bangun Pusat Kecerdasan Buatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI - Otoritas kota Beijing akan membentuk tiga pusat inovasi yang berfokus pada penelitian dasar kecerdasan buatan, inovasi kemasyarakatan pintar, dan inovasi paten kercerdasan buatan. Tiongkok tampaknya tak pernah mau tertinggal dalam hal inovasi. Setelah sebelumnya menggalakkan penggunaan pembayaran melalui telepon pintar, sekarang Tiongkok mulai berpacu dengan membangun pusat kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence) bertaraf internasional. Dilansir dari TechNode, pusat penelitian kecerdasan buatan internasional tersebut telah diluncurkan di kota Beijing. Pusat ini dipimpin oleh Kai-Fu Lee yang merupakan CEO Sinovastion Ventures. Kai-Fu Lee adalah seorang pemodal ventura di bidang teknologi dan juga ilmuwan komputer. Tiga perusahaan teknologi ternama asal Tiongkok seperti Face++, SenseTime, dan Ksyun juga akan ikut berkolaborasi untuk mendirikan komputasi kecerdasan buatan dan platform aplikasi data. Kai-Fu Lee menekankan, pusat kecerdasan buatan tersebut dibangun untuk terus menjalin kerja sama antara industri dan para akademia dalam mengembangkan kecerdasan buatan. Sebagai langkah nyata, Tiongkok juga terus menggeber industri teknologi dengan kecerdasan buatan. Tercatat, hingga September 2017, sudah ada hampir 400 perusahaan kecerdasan buatan yang bermarkas di Beijing. Di Asia, bukan hanya Tiongkok yang mengemangkan kecerdasan buatan, ternyata Jepang dan Singapura turut ikut meneliti. Tercatat, semenjak tahun 2011-2015, Tiongkok merilis sekitar 41,000 publikasi terkait kecerdasan buatan, peringkat selanjutnya ada Amerika Serikat dengan 25,500 publikasi, dan selanjutnya ada negara Asia lain yakni Jepang yang merilis 11,700 publikasi, demikian laporan Times Higher Education pada 2017. Meskipun Tiongkok memiliki jumlah publikasi terbesar, ternyata Singapura dan Hongkong yang justru menempati peringkat atas dalam hal sitasi publikasi terkait kecerdasan buatan. Dalam hal sitasi, Tiongkok hanya peringkat 34. Institusi yang berasal dari Singapura juga mendominasi peringkat 10 besar dalam daftar sitasi tentang kecerdasan buatan. Ada dua universitas dari Singapura yang masuk 10 besar universitas dengan sitasi tertinggi untuk bidang kecerdasan buatan, yakni Universitas Teknologi Nanyang yang berada di peringkat ketiga dan Universtias Nasional Singapura yang berhasil menduduki peringkat kesembilan. Tak tanggung-tanggung, pemerintah Negeri Tirai Bambu bahkan sampai menggelontorkan dana sebanyak 13,8 miliar Yuan (sekitar Rp 28 triliunan) untuk pembangunan taman hiburan canggih ini. Menurut informasi yang dimuat via CNBC, taman hiburan tersebut akan dibangun dalam jangka waktu cukup lama, yakni lima tahun. Taman hiburan akan berlokasi di wilayah Mentougou, Beijing Barat, dengan luas hingga 54,87 hektar. Tak cuma taman hiburan berbasis kecerdasan buatan, pemerintah Tiongkok diketahui juga membangun taman hiburan berbasis Virtual Reality (VR). Taman yang dibangun di kota Guiyang tersebut sudah dibuka sejak Desember 2017. yn
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…