Bahan Alami Ini Dapat Mengatasi Masalah Rambut Kering

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Selain terlihat kusam dan lepek, rambut kering juga rentan rontok dan ketombean. Tenang dulu. Sejumlah ramuan alami di bawah ini bisa membantu Anda mengatasi rambut kering dengan cepat. Apa saja itu? Apa yang menjadi penyebab rambut kering? Rambut lama kelamaan menjadi kering ketika batang rambut tidak dapat menyerap atau mempertahankan kelembapan alaminya, sehingga helai rambut menjadi rapuh dan bercabang. Kondisi ini bisa disebabkan karena berbagai hal, di antaranya penyakit, kekurangan gizi, menggunakan produk rambut yang mengandung bahan aktif terlalu keras, berlebihan mencuci rambut, terlalu sering terkena air yang mengandung klorin, atau terlalu sering menggunakan peralatan styling rambut yang panas, seperti alat catok atau pengeriting rambut. Rambut kering bisa juga disebabkan oleh pewarnaan rambut yang terlalu sering. Mengatasi rambut kering dengan bahan-bahan alami 1. Minyak zaitun Minyak zaitun merupakan salah satu solusi rumahan yang paling populer untuk mengatasi rambut kering. Zaitun mengandung vitamin E dan antioksidan yang melimpah, bermanfaat untuk menutrisi kembali rambut yang rusak dengan cara menyelimuti kutikula (lapisan terluar rambut) dengan kelembapan. Cara menggunakannya, tuang minyak zaitun ke dalam cangkir atau mangkuk. Lalu, Anda bisa menghangatkan minyak zaitun dalam microwave selama beberapa detik. Oleskan ke kulit kepala dan batang rambut secara menyeluruh sembari dipijat. Diamkan selama beberapa menit atau semalaman, bilas dan keringkan dengan angin-anginan. Lakukan setidaknya sekali dalam seminggu agar rambut mendapatkan nutrisi yang cukup. 2. Telur Telur juga dapat digunakan untuk memperbaiki rambut yang rusak dan kering. Selain sumber protein, telur juga kaya akan lesitin yang dapat membantu menguatkan dan memperbaiki rambut yang rusak sehingga rambut kembali tampak lembap dan berkilau. Caranya, campurkan 3 telur, 2 sendok makan minyak zaitun, dan 1 sendok makan madu. Setelah tercampur rata, oleskan ke kulit kepala dan rambut yang sebelumnya sudah sedikit dibasahi. Tutup kepala dengan shower cap selama 30 menit, kemudian keramas dengan shampoo dan air dingin hingga bersih. Lakukan cara ini sekali dalam seminggu agar rambut tampak semakin halus. 3. Alpukat Alpukat mengandung lemak jenuh, vitamin A dan E, protein, serta berbagai mineral yang dapat memperbaiki kondisi rambut rusak dengan melembapkan dan menguatkan batang rambut. Untuk menggunakannya, kupas dan lumatkan 1 buah alpukat matang dan tambahkan dua sendok makan minyak zaitun. Aduk hingga rata, lalu oleskan campuran tersebut ke rambut yang sebelumnya sudah dicuci bersih. Diamkan selama 20 menit dan bilas rambut Anda hingga bersih. Lakukan cara ini sekali seminggu untuk mengatasi rambut kering. 4. Lidah buaya Kombinasi unik vitamin, mineral, dan asam amino yang terkandung dalam lidah buaya dapat sangat bermanfaat untuk rambut yang kering dan rusak. Gunakan dengan cara mencampurkan setengah cangkir gel lidah buaya dan dua sendok teh minyak kelapai. Campur semua bahan tersebut dan oleskan secara merata ke seluruh bagian rambut, mulai dari kulit kepala hingga ujung rambut. Tutup rambut dengan menggunakan shower cap dan biarkan semalam. Esok paginya, cuci rambut dengan shampoo hingga bersih. Lakukan setidaknya sekali dalam seminggu agar hasilnya dapat terlihat dalam satu hingga dua bulan. 5. Minyak kelapa Minyak kelapa mengandung zat emolien alami yang bisa mengisi celah di helai rambut Anda jika sudah rusak karena panas atau sinar matahari. Satu studi dari tahun 2005, menunjukkan bahwa minyak kelapa sangat baik untuk menembus serat rambut dan memberikan nutrisi di dalamnya. (oz/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rapat paripurna DPRD Lamongan dalam rangka mendengarkan pertanggungjawabkan APBD tahun 2025, pada Jum'at (12/6/2026), menjadi…

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kembalinya H. Abdul Ghofur nahkodai DPC PKB Lamongan Periode 2026-2031, menjadi salah satu bukti selama ini kaderisasi di internal…