Pemuda Ponorogo yang Menekuni Kerajinan Reog

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Dikenal sebagai pusatnya kesenian reog, Ponorogo memiliki banyak generasi muda berdarah seniman. Salah satunya, Yudi, warga Dukuh Tempel, Desa Turi, Kecamatan Jetis, Ponorogo yang melestarikan kerajinan reog sejak tahun 1993. "Berawal dari kecintaan terhadap kesenian reog, menghantarkan saya menjadi perajin reog," tutur Yudi saat ditemui di kediamannya, Selasa (6/3/2018). Menurut Yudi, dalam satu bulan ia mampu membuat 2-5 reog dalam berbagai ukuran. Untuk reog ukuran super dijual dengan harga Rp 17,5 juta, sedangkan untuk reog ukuran standar dijual dengan harga Rp 14-15 juta, dan untuk yang paling kecil atau reog mini dijual dengan harga Rp 11 juta. "Penjualannya dikirim ke Malang, Lampung dan Riau dengan menggunakan bus biasanya," lanjutnya. Ditanya terkait bahan baku membuat reog, Yudi mengaku terbilang mudah mendapatkan bulu dadap merak. Meski diimpor dari India, pasokan bulu dadap merak selalu ada. Yudi menambahkan, satu helai bulu merak biasa dihargai Rp 75.000. "Kadang telat, tapi lumayan lancar. Biasanya sebulan sekali, saya dikirimi dadap merak," terangnya. Pria berumur 37 tahun itu menerangkan untuk membuat reog ukuran super diperlukan 2.700 helai dadap merak, sedangkan untuk ukuran standar membutuhkan 1.200 helai dan reog mini memerlukan 800-900 helai dadap merak. Selain membuat reog, Yudi mengaku juga bisa membuat ganongan, kendang dan kucing-kucingan sebagai perlengkapan saat pementasan reog. Ilmu membuat reog ini ia dapatkan langsung dari sang ayah. "Meski tidak mesti setiap bulan laku, tapi lumayan cukup untuk menafkahi anak istri," pungkasnya. (dt/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada 9–10 September 2026 di Jak…

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…