Cegah Sakit Ginjal Sejak Usia Dini, Hindari Makanan Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Ginjal memiliki peranan penting dalam tubuh, meski hanya memiliki ukuran sekepalan tangan. Ginjal diketahui berfungsi untuk mengatur keseimbangan cairan tubuh, membuang produksi sisa, mengatur tekanan darah, dan mendukung pertumbuhan tulang. Tidak sampai di situ, ginjal juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam dan basa tubuh, menjaga keseimbangan elektrolit tubuh hingga membantu memproduksi sel darah merah. Namun, jika ginjal tidak berfungsi akan menyebabkan beberapa masalah serius seperti penumpukan zat-zat yang tidak berguna dalam tubuh. Kini, penyakit ginjal tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak. Salah satu penyebabnya adalah kelainan kognital atau bawaan. Tidak hanya itu, obesitas pun juga bisa menjadi pemicu penyakit ginjal. "Banyak yang berpikir bahwa anak obesitas itu terlihat lucu. Ibu-ibu itu suka bangga melihatnya anaknya yang terlihat imut, karena pipi chubby itu sebetulnya tidak baik. Kalau sudah obesitas atau gizi lebih kita perlu waspada. Itu bisa sebabkan hiperkolestromia (kolesterolnya berlebih), atau punya tekanan darah tinggi," kata dr. Cahyani Gita Ambarsari dalam acara Kidney City Tour 2018 bersama Bexter di Aquarium Jakarta Barat, Minggu 18 Maret 2018. Menurut dia, orang tua perlu mencegah kelainan ginjal sejak dini dengan membiasakan makan dan minum minuman bergizi dan tidak membiasakan anak mengonsumsi junk food, fast food maupun minuman kandungan gula banyak atau berkabonasi. "Kurangi asupan kolesterol dan garam untuk menjaga tekanan darah, perbanyak makan sayur dan buah segar, perbanyak minum air putih, meningkatkan aktivitas fisik, hingga mengontrol kesehatan secara berkala," kata dia. Atur asupan gizi Di sisi lain, bila anak telah mengalami sakit ginjal, orang tua pun bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah progresivitas penyakit ginjal salah satunya adalah mengatur asupan gizi atau diet. Cahyani menambahkan, asupan gizi yang seimbang merupakan diet yang memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak vitamin dan mineral dalam jumlah yang seimbang. Atau bisa dibilang dalam jumlah yang wajar seperti orang normal lainnya (tidak boleh ada yang kelebihan dan kekurangan), misalnya asupan protein. Banyak stigma di masyarakat menyebut, anak yang mengalami penyakit ginjal harus mengonsumsi protein yang tinggi, tapi ada pula yang bilang harus rendah. Padahal asumsi itu adalah salah. "Jika terlalu banyak mengonsumsi protein malah akan menyebabkan protein atau albumin yang bocor lebih banyak dan merusak ginjal lebih cepat. Sebaliknya, jika terlalu rendah akan menyebabkan masalah pertumbuhan pada anak. Karena untuk tumbuh dia butuh protein tinggi dia perlu tambah berat badan tinggi badan jadi protein harus normal," jelas dia. Dia juga tidak menganjurkan orang tua dengan anak yang mengalami penyakit ginjal diberikan suplemen tambahan khusus dalam bentuk tablet ekstra. "Vitamin dan mineral itu bisa didapat dari sayuran dan buah-buahan. Selama anaknya cukup makan sayur dan buah seperti anak normal lainnya sudah cukup tidak perlu dibuat ekstra," tuturnya. Tidak hanya itu, orang tua pun harus mengontrol anak untuk minum obat secara teratur, menjaga asupan cairan (sesuai yang diperbolehkan dokter), mengajak anak untuk tetap aktif, hingga memberikan dukungan psikologis agar anak tetap percaya diri dan melanjutkan sekolah. (viv/02)
Tag :

Berita Terbaru

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…