Bahaya Pemutih Gigi Instan yang Bikin Menyesal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tren pemutih gigi instan mulai banyak digemari masyarakat di berbagai kalangan. Namun, memutihkan gigi secara instan ternyata menimbulkan bahaya tersendiri terhadap kesehatan gigi. Secara alami, gigi memiliki komponen yang berguna untuk memproteksi kekuatannya. Salah satunya di lapisan bawah, ada gusi yang berperan untuk menyangga gigi tetap stabil. "Gigi memiliki gusi yang kalau sampai cairan memutihkan gigi itu melukai gusi, bisa memicu peradangan gusi. Selain itu, peradangan pada bagian penyangga gigi, juga bisa terjadi jika cairan pemutih yang digunakan tidak aman," ujar Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM., MM., kepada VIVA, beberapa waktu lalu. Tak hanya pada gusi, gigi juga memiliki lapisan atas yang disebut email gigi serta dentin yang sangat sensitif. Apabila lapisan terluar itu terbuka, gigi akan menjadi lebih rentan patah. "Bisa merusak gigi juga karèna efeknya gigi gampang patah. Apalagi saat kena sesuatu yang panas, bahayanya jadi gampang retak dan patah," papar Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) itu. Alih-alih menggunakan pemutih gigi instan, Seno sangat menyarankan perawatan gigi yang tepat melalui sikat gigi dan rutin membersihkan karang gigi. Sebab, segala sesuatu yang instan bisa berdampak bahaya dalam jangka panjangnya. "Daripada bayar mahal untuk memutihkan gigi instan, lebih baik perawatan saja dengan sikat gigi. Rutin memeriksa gigi ke dokter juga bisa dilakukan tiap enam bulan sekali," terangnya. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …