Kronologi Dibalik Video Viral Guru Tampar Murid di SMK Purwokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Purwokerto - Kamis (19/4/2018) pagi, Purwokerto dibuat heboh dengan beredarnya video guru menampar muridnya sampai mengeluarkan suara sangat keras. Video yang berdurasi sekitar sebelas detik tersebut terlihat seorang pria mengelus kepala siswanya di dalam ke kelas. Setelah beberapa kali elusan, guru dengan kemeja putih biru langsung mengayunkan tangan kanannya ke kepala siswanya hingga menimbulkan suara ‘plak’. Video ini menjadi viral setelah diunggah pertama kali oleh seorang siswa‎, D, di snapgramnya. Dan langsung menyebar luas di beberapa grup WhatsApp serta di beberapa akun media sosial seperti instagram. ‎Dari seragam yang dikenakan, kejadian dalam video tersebut terjadi di satu SMK Ksatrian Purwokerto. Waka Kesiswaan SMK Ksatrian Purwokerto, Inayah Rahmawati membenarkan kejadian dalam video tersebut. “Semuanya di luar dugaan kita, tidak ada skenario apa pun. Dan kejadian itu sebuah pembelajaran untuk kami, untuk guru, siswa dan sekolah,” kata Inayah saat ditemui, Kamis (19/4/2018). Kejadian bermula saat jam pelajaran ke dua telah dimulai, tapi siswa (korban pemukulan) berinisial I masih santai di kantin dan masuk kelas terlambat. Guru (pelaku) yang tengah mengajar di kelas tersebut, L sudah menegur beberapa kali. Tapi I tetap berperilaku sama. “Pas tadi pagi, mungkin sudah memuncak, siswanya ini sudah setahun dipeirngatkan tapi tetap tidak ada perubahan. Karena karakter guru kan beda, pak gurunya masih muda, mungkin cara menegurnya pun berbeda,” katanya. ‎Ia mengatakan, L merupakan seorang guru TKJ yang berperilaku baik. Sikapnya sangat santun, beragama sangat bagus, membina PMR. Selain itu juga tidak ada perilaku buruk pada guru tersebut. ‎L kata dia sudah sering memperingatkan I, mulai dari bahasa yang sangat halus, sampai disampaikan jangan sampai L menjadi lebih marah dengan perilaku I. Sebab, selama satu tahun, I tidak pernah mengerjakan tugas dan sering membolos. “Sudah ada peringatan sebelumnya. L sudah merasa salah dan meminta maaf, begitu juga I sudah merasa salah,” katanya. ‎Kasus tersebut kata dia sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak sekolah telah memanggil L dan I untuk dimintai keterangan, begitu video kejadian tersebut menyebar. “Begitu kami dapat kiriman, kami laporkan juga. ‎Tapi yang jelas sudah diselesaikan tadi pagi, anak yang menyaksikan dan yang share j‎uga kita kumpulkan,” kata dia. Saat ini, I tengah istirahat di UKS setempat, dari fisik tidak terlihat luka atau memar di wajahnya. Namun, pihak sekolah akan langsung membawa I ke dokter. Sementara L kata dia tengah menjalani pembinaan. Sementara itu, Kasi SMK Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah V Banyumas, Kustrisaptono mengatakan pihaknya tengah menelusuri sebab musabab kasus tersebut.‎ Sebab, kata dia tidak mungkin seorang guru langsung marah kepada siswanya jika tanpa alasan. “BP2MK akan mengambil sikap adil. Karena guru juga dilindungi peraturan perundang-undangan untuk menegakan integritas siswa. Jika guru melakukan tindakan dis‎iplin selama masih dalam koridor pembelajaran itu dilindungi UU dan BP2MK akan menegakan itu. BP2MK akan bersikap bijaksana,” kata dia.
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…