Tujuh jenazah terduga teroris di Surabaya batal di

7 Jenazah Terduga Teroris Surabaya Batal Dimakamkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polda Jatim sudah berencana menguburkan 7 jenazah terduga teroris di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jarak, Jalan Putat Jaya, Surabaya, pada Kamis sore, 17 Mei 2018. Namun, rencana tersebut mendadak gagal. Kabarnya, warga setempat menolak penguburan 7 jenazah terduga teroris tersebut. Kuburan yang terlanjur sudah digali untuk tujuh jenazah terduga teroris ditutup kembali. Warga beramai-ramai menutup liang lahat yang sudah digali dengan cangkul. Warga menolak jenazah terduga teroris dikuburkan di TPU Jarak lantaran perbuatan mereka sudah meresahkan masyarakat. Selain itu, banyak warga yang menjadi korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Bahkan, ada salah satu korban yang berasal dari Putat Jaya Surabaya saat terjadi ledakan bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Jalan Ngagel. Sehingga proses pemakaman ketujuh terduga teroris tersebut dibatalkan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyatakan, "Pembatalan penguburan terhadap tujuh jenazah terduga teroris lantaran faktor keluarga dan nontekni". Tapi, ia tidak menjelaskan lebih lanjut alasan pembatalan itu. "Ini lantaran faktor keluarga dan non teknis," terang Barung, Kamis (17/5/2018). Hingga saat ini, ketujuh jenazah terduga teroris itu masih berada di RS Bhayangkara Surabaya, bersama 6 jenazah lainnya. Total jenazah terduga teroris yang ada di RS Bhayangkara berjumlah 13 jenazah. Sampai sekarang belum satu pun jenazah yang diambil keluarganya. Ke-13 jenazah terduga teroris tersebut masing-masing bernama Dita Oeprianto, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno, disusul Puji Kuswati bersama FS (12) dan PR (9) pelaku bom bunuh diri di GKI Jalan Diponegoro. Kemudian YF (18) dan F (16) pelaku bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Surabaya. Keenam pelaku teroris ini merupakan satu keluarga yang terdiri bapak, ibu dan anak yang beralamat di Rungkut, Surabaya. Tragedi ini terjadi pada Minggu 13 Mei 2018 pagi. Selanjutnya peristiwa ledakan bom di Rusunawa Wonocolo Taman, Sidoarjo pada 13 Mei 2018 malam. Mereka juga satu keluarga terdiri bapak, ibu dan anak meliputi Anton, Puspitasari dan HAR. Disusul pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya pada 14 Mei 2018. Pelakunya juga merupakan satu keluarga. Mereka masing-masing Tri Murtiono, Tri Ernawati, MDS, MDA. Mereka mengontrak rumah di kawasan Medokan Ayu, Surabaya. okz
Tag :

Berita Terbaru

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran gudang penyimpanan Sabut Kelapa yang terjadi Kamis (23/04/2026), pukul 22.00 menghebohkan warga Desa Ngoran Kec.Nglegok.…

Dalam Seminggu, Tersangka Residivis Dua Kali Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar

Dalam Seminggu, Tersangka Residivis Dua Kali Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar

Jumat, 24 Apr 2026 14:17 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - SUP (45) warga Desa/Kec.Doko Kab.Blitar di bekuk  Satreskrim Polres Blitar, pada 18 April 2026, di bekuknya pria beranak dua itu …

Kemenhaj Kota Malang Catat Lima CJH Batal Berangkat Menuju Tanah Suci

Kemenhaj Kota Malang Catat Lima CJH Batal Berangkat Menuju Tanah Suci

Jumat, 24 Apr 2026 13:43 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota setempat mencatat sebanyak lima calon jemaah haji…

Kota Malang Percepat Masa Tanam Padi Serentak, Antisipasi Dampak El Nino

Kota Malang Percepat Masa Tanam Padi Serentak, Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 24 Apr 2026 13:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi dampak El Nino, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai mempercepat masa…

Komitmen Permudah Layanan Publik, Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran

Komitmen Permudah Layanan Publik, Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran

Jumat, 24 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya mendekatkan sejumlah layanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan Mal Pelayanan Publik…

Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Jumat, 24 Apr 2026 12:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini, salah seorang guru di Jember harus menempuh perjalanan sulit termasuk medan ekstrem di wilayah terpencil saat…