Remaja Thailand yang Terperangkap di Gua, Seperti Apa Keadaan Mereka Sekara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pemerintah Thailand menerbitkan video para remaja Thailand yang menjalani perawatan di rumah sakit setelah terjebak di dalam gua yang banjir selama dua pekan. Penyelamatan mereka yang dramatis digambarkan sebagai ’misi mustahil’ namun pada akhirnya 12 remaja dan pelatih sepak bola mereka bisa dikeluarkan melalui lorong-lorong gua yang sangat sempit dan terendam air. Evakuasi ini memakan waktu tiga hari dan mereka diangkat dalam tiga gelombang. Dan foto-foto mereka untuk pertama kalinya dikeluarkan oleh Kementerian Humas pemerintah Thailand, hari Rabu (11/07). Terlihat remaja ini memakai penutup mulut dan pakaian pasien, salah satu di antaranya mengacungkan tanda kemenangan saat disorot kamera. Sumber-sumber yang dekat dengan tim penyelamat kepada BBC mengatakan bahwa para remaja ini diberi obat penenang agar tak panik ketika melewati lorong-lorong gua yang sempit dan gelap. Mereka dilekatkan ke satu dari dua penyelam yang ditugaskan mengawal setiap remaja saat melewati labirin gua untuk kemudian ditaruh ke tandu saat melewati bagian gua yang kering. Pihak keluarga bisa melihat para remaja di rumah sakit dari ruang terpisah. Pemerintah Thailand juga menerbitkan video pihak keluarga yang sekarang bisa melihat para remaja ini di rumah sakit, meski mereka tak bisa bertemu langsung. Pihak keluarga menyaksikan remaja ini dari ruang yang dipisahkan dengan kaca. Laksamana Muda, Arpakorn Yuukongkaew, selaku komandan SEAL AL Thailand: "THanya ada secuil harapan" Sebelumnya, komandan kesatuan SEAL Angkatan Laut Thailand mengatakan kesuksesan operasi penyelamatan 12 remaja dan pelatih mereka dari Gua Tham Luang merupakan "harapan yang menjadi kenyataan." "Kami punya secercah harapan bahwa mereka mungkin masih hidup, tapi kami harus melakukannya, kami harus maju ke depan," kata Laksamana Muda, Arpakorn Yuukongkaew, kepada BBC dalam wawancara pertama dengan media sejak insiden tersebut. "Hanya ada secuil harapan, tapi hanya itu yang harus kami kerjakan," sambungnya. Ke-12 remaja dan pelatih mereka berhasil dikeluarkan dari dalam gua, pada Selasa (10/7). Mereka kini berada di rumah sakit Kota Chang Rai dan menerima perawatan medis dan psikologis. Para pejabat mengatakan mereka dalam kondisi sehat, walau mengalami susut berat badan dan harus tetap berada di rumah sakit selama satu pekan kemudian menjalani pemulihan di rumah masing-masing selama satu pekan. 12 remaja Thailand dan pelatih mereka bertahan hidup dengan meminum air yang menetes di dinding gua. Pejabat Kementerian Kesehatan mengungkap bahwa empat remaja yang dibawa pada Minggu (8/7) sudah menyantap makanan secara normal. Kemudian empat remaja yang diselamatkan pada Senin (9/7) akan melakukan hal serupa pada Rabu (11/7). Adapun empat remaja dan pelatih mereka yang dikeluarkan dari gua pada Selasa (10/7) harus menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Sejauh ini tidak ada infeksi serius yang mereka alami. Kelompok pertama sudah dikunjungi keluarga mereka, sedangkan keluarga kedua baru akan diijinkan bertemu keluarga Rabu (11/7). Terjebak 17 hari, tim sepak bola remaja Thailand sukses dikeluarkan dari guaLega dan bahagia Laman Facebook SEAL AL Thailand mengumumkan pada Selasa (10/7), "Kami tidak yakin apakah ini mukjizat, ilmiah, atau apa. Ke-13 anggota Wild Boar sudah keluar dari dalam gua." Pengumuman ini disambut gegap gempita oleh penduduk di sekitar gua selagi para puluhan penyelam dan anggota operasi penyelamatan keluar dari gua. Di Kota Chiang Rai, mobil-mobil membunyikan klakson dan orang-orang bertepuk tangan di luar rumah sakit untuk menyambut ke-13 remaja dan pelatih mereka. Warganet Thailand turut mengutarakan kegembiraan mereka seraya mengapresiasi para penyelam dengan tagar #Heroes dan #Thankyou. Rasa syukur juga diungkapkan berbagai kalangan, termasuk ranah sepak bola. Tawaran kostum hingga menghadiri laga final Piala Dunia berdatangan dari FIFA, Manchester United hingga Benfica.
Tag :

Berita Terbaru

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…