7 Cara Kurangi Garam dalam Tubuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sudah tahu bahaya yang ditimbulkan akibat konsumsi garam berlebihan? Garam termasuk satu bumbu yang paling susah ditinggalkan dalam makanan karena memang menambah citarasa makanan. Tapi bagi Anda yang ingin tubuh lebih sehat dan terhindar dari penyakit akibat kelebihan asupan garam (dari mulai hipertensi, jantung, diabetes dan lainnya), sebaiknya mulai mengurangi asupan garam. Bisa dibayangkan betapa tidak enaknya menyantap makanan atau cemilan yang hambar. Meski tak mudah, namun tidak ada salahnya dicoba demi kebaikan diri dan keluarga. Jika Anda merasa kesulitan untuk mengurangi asupan garam, disini kita akan membagikan 7 trik sederhana yang bisa dilakukan agar asupan garam bisa dikurangi, yakni: 1. Perbanyak penggunaan rempah-rempah Dibandingkan menambahkan garam, lebih baik memperbanyak rempah-rempah dalam masakan, seperti : seledri, bawang merah, bawang putih, kencur, daun salam, bawang bombay, lengkuas, lada, gula merah, cabai, pala, dan lainnya. Rempah-rempah membuat masakan lebih sedap dan bercitarasa sehingga lidah akan teralihkan dari rasa kurang asin. 2. Konsumsi sayuran kaya kalium Kalium termasuk mineral yang berfungsi sebagai diuretik alami sehingga membantu mengeluarkan kelebihan natrium dalam tubuh. Diantara jenis makanan kaya kalium adalah : pisang, air kelapa, avokad, pepaya, tomat, bayam dan lainnya. 3. Selektif memilih asupan makanan Sebelum membeli makanan, pastikan baca dulu pada kandungan nutrisi yang ada di kemasan makanan. Pilih yang tidak mengandung garam atau sodium tinggi. 4. Hindari garam dan bumbu lain yang mengandung sodium di meja makan Salah satu cara yang dilakukan untuk mengontrol garam keluarga, adalah dengan tidak menyediakan garam atau bumbu lain yang mengandung sodium, seperti : kecap, saus tomat, saus sambal dan lainnya. Cara ini membuat siapapun tidak mudah untuk menambahkan dalam makanan yang dikonsumsi. 5. Masak sendiri makanan untuk keluarga Membeli makanan diluar memang simpel, akan tetapi Anda tidak bisa mengontrol jumlah garam yang terdapat dalam makanan. Untuk itulah, sebaiknya masak sendiri makanan untuk keluarga. Pilih bahan-bahan segar dan olah tanpa penambahan garam. 6. Pilih selalu bahan segar untuk dimasak Dibandingkan bahan-bahan instan, bahan segar jauh lebih direkomendasikan untuk dimasak. Seperti kita tahu, makanan yang diawetkan seringkali mengandung natrium tinggi sehingga membuat asupan garam dalam tubuh jadi meningkat. 7. Ganti makanan yang serupa tapi tak sama Jika biasa Anda mengonsumsi makanan yang mengandung natrium tinggi, maka cobalah siasati dengan cara mengganti dengan bahan yang meski serupa tapi tak sama, misalnya : mie instan dengan mie segar, daging asap dengan daging segar tanpa lemak, telur asin dengan telur biasa dan lainnya. Setelah mencoba mengurangi asupan garam dalam makanan, cobalah rasakan dampak baiknya pada tubuh. Semoga kebiasaan sehat tersebut dapat membuat Anda sekeluarga senantiasa sehat dan terhindar dari penyakit.
Tag :

Berita Terbaru

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…