Minum Air Dingin Saat Kepedasan Berbahaya?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Siapa sih di dunia ini yang tidak menyukai makanan pedas? Banyak kuliner yang menyajikan sensasi pedas dipadu dengan rempah yang jadi favorit masyarakat. Lantas, apa yang biasanya kebanyakan orang lakukan saat kepedasan? Kebanyakan orang banyak mengkonsumsi air putih atau minuman sejenisnya untuk menghilangkan rasa pedas. Namun, banyak juga yang mengkonsumsi air dingin atau air es untuk menghilangkan rasa pedas. Minum air dingin setelah mengkonsumsi pedas memang dapat meredakan rasa pedas lebih cepat, namun caranya ini ternyata salah. Mengapa? Ini bahaya minum air dingin setelah mengkonsumsi makanan pedas! Ketika makanan pedas masuk ke rongga mulut, hal ini akan menstimulasi daerah di rongga hidung dan faring yang akan membuat permukaan lidah merasakan efek panas. Karena tingkat reseptor tiap orang berbeda, maka tingkat pedas yang dirasakan setiap orang pun berbeda. Ketika mengkonsumsi minuman dingin saat kepedasan, sensasi pedas memang akan cepat berkurang, namun jangan salah, setelah itu rasa pedas akan bertambah berkali-kali lipat. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air hangat saat merasa kepedasan. Hal ini dikarenakan makanan pedas mengandung senyawa bernama capsaicin yang akan larut jika bertemu air hangat sehingga rasa pedas akan cepat hilang. Buat Anda yang suka minum air dingin, mulai sekarang segera hentikan kebiasaan ini yah. Lebih baik pake air hangat aja.
Tag :

Berita Terbaru

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…