Tina Toon Namanya Terseret Kasus Meikarta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Artis Tina Toon mendadak jadi pembicaraan setelah Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait perizinan proyek pembangunan Meikarta. Selain bupati, ada 9 nama lain yang juga ditetapkan jadi tersangka atas kasus serupa. Setelah ditelusuri lebih jauh, mereka menggunakan kode atau nama samaran selama menjalankan misi ’jahat’-nya. Dari kode-kode yang dirilis, ada seseorang yang memilih untuk pakai samaran Tina Toon. Ya, nama itu pastinya sudah tak asing lagi di telinga kita semua, karena banyak dari kita yang tumbuh besar mendengarkan lagunya; Bolo-Bolo. Agustina Hermanto, atau sang pemilik nama artis Tina Toon (yang asli) tentu shock mendapati namanya disalahgunakan untuk hal-hal negatif, apalagi berbau kriminal. Hingga sekarang Ia masih bertanya-tanya pada diri sendiri, kenapa pelaku memakai namanya untuk kasus suap ini. "Kaget lah nama Tina Toon dipakai buat kode, password atau sandi pada kasus korupsi Meikarta. Nggak ngerti kenapa mereka pakai nama itu," ujar gadis yang juga Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai PDIP itu, kemarin. Di saat Tina Toon tengah sibuk menggeluti dunia politik, muncul sebuah masalah yang menghadang. Namun bagi gadis yang menyelesaikan pendidikan S2 Magister Hukum di Universitas Tarumanagara itu, kasus ini sama sekali tak berpengaruh pada karir politiknya. Setidaknya untuk saat ini. "So far nggak ngaruh sama perpolitikan aku karena kebetulan aja nama artisku yang dipakai. Karena aku kan nggak terseret kasusnya, tapi emang namanya doang dipakai. Aku nggak ada hubungannya sama sekali sama kasus ini," sambung Tina. Tidak ada yang mengamini sebuah tindakan korupsi, begitu pun dengan Tina Toon. Untuk lebih menegaskan jika dirinya tak ada kaitannya sama sekali dengan kasus korupsi Meikarta, Tina pun menyuarakan dukungan pada tim KPK. "Pasti dukung KPK untuk memberantas korupsi, supaya kasusnya segera tuntas," sambungnya singkat. Beberapa orang mungkin tak akan terima namanya dipakai untuk hal-hal kriminal. Namun Tina cenderung santai dan memilih untuk tidak memperpanjang masalah ini, apalagi sampai ke jalur hukum. "Aku nggak merasa perlu proses hukum atau klarifikasi apapun. Malah salut karena KPK bisa menguak kasus ini, apalagi sampai meretas kode-kode serta trik-trik koruptor," pungkas Tina. n jk
Tag :

Berita Terbaru

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Baru-baru ini, heboh lagi terkait menu di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bundeh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang…

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Harga sejumlah komoditas bahan pokok diantaranya cabai dan daging ayam di Kabupaten Sampang melonjak di awal Bulan Ramadhan. Daging…

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…